Cara Kerja Telinga Sebagai Alat Keseimbangan

35553 views

 

Cara Kerja Telinga Sebagai Alat Keseimbangan

Cara Kerja Telinga Sebagai Alat Keseimbangan

Cara Kerja Telinga Sebagai Alat Keseimbangan

Telinga merupakan bagian dari organ dalam tubuh kita yang berfungsi sebagai organ pendengaran. Karena adanya telinga, kita dapat mendengar berbagai suara di sekitar kita. Secara anatomi, telinga dibagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam.

Telinga luar terdiri dari daun telinga, saluran luar, dan membrane timpani (gendang telinga). Daun telinga mempunyai bentuk yang khas dan berfungsi sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara sehingga suara dapat diarahkan ke gendang telinga. Pada bagian dalam daun telinga terdapat membrane timpani. Membrane ini memiliki bentuk yang budar dan cekung.

Bagian kedua dari telinga adalah telinga tengah. Bagian telinga tengah merupakan rongga udara di belakang gendang telinga yang terdiri dari 3 tulang pendengaran yaitu martil, landasan dan sanggurdi. Mekanisme kerja pada telinga tengah dimulai ketika getaran suara mulai diterima oleh gendang telinga dan selanjutnya disampaikan ke tulang pendengaran. Setelah sampai di tulang pendengaran yang terakhir, yaitu tulang sanggurdi, getaran suara diteruskan ke koklea atau rumah siput.

Bagian ketiga atau bagian yang terakhir adalah telinga bagian dalam. Pada telinga dalam ini terdapat indra pengatur keseimbangan. Telinga dalam terdiri atas saluran setengah lingkaran, saraf auditori, dan koklea (rumah siput). Saluran setengah lingkaran membantu mempertahankan keseimbangan. Tips cara kerja telinga sebagai alat keseimbangan dilakukan oleh saluran setengah lingkaran dengan mendeteksi gerakan memutar kepala, kepala tegak atau datar. Keseimbangan tersebut dikenal dengan keseimbangan rotasi dan keseimbangan gravitasi.

Leave a reply "Cara Kerja Telinga Sebagai Alat Keseimbangan"