Jurnal TEORI HUKUM KRITIS KONSTRUKSI PANDANGAN TENTANG ATURAN HUKUM, MAKNA HUKUM, DAN HUKUM DAN MASYARAKAT

Download Jurnal Disini

Abstrak

Paradigma antara teori positivisme hukum dan aliran realisme hukum menunjukkan perbedaan. Kedua paradigma teori hukum digunakan sebagai pengantar dalam membahas Teori Hukum Postmodern atau disebut Teori Hukum Kritis, karena kedua teori di atas menunjukkan karakteristik Teori Hukum Tradisional, terutama dalam melihat supremasi hukum, makna hukum, dan hukum dan masyarakat. Masalah dalam artikel ini adalah bagaimana pandangan Teori Hukum Kritis tentang konsep hukum secara khusus terkait dengan aturan hukum, makna hukum, dan hukum dan masyarakat? Apakah pernyataan yang dinyatakan oleh Gary Saalman dapat diterima atau tidak? Dan apakah teori hukum postmodern memang terjadi dalam realitas hukum di Indonesia? Artikel ini menggunakan metode yuridis normatif dan perbandingan teori hukum melalui pendekatan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekonstruksi teori hukum lama dan termasuk dalam kerangka postmodern di bidang hukum, meskipun tampak membabi buta dan “membersihkan” semua keandalan teori hukum, tetapi tetap mengandung kelebihannya sendiri, karena dengan pandangan postmodernisme itu sendiri ide-ide dasar seperti filsafat, rasionalitas, dan epistemologi dipertanyakan secara radikal lagi.


Abstrak

Paradigma antara Teori hukum positivisme dan aliran Realisme Teori paradigma kedua yang digunakan sebagai pendahuluan dalam membahas Teori Hukum Posmodern atau disebut Teori Hukum Kritis karena kedua teori tersebut di atas sesuai dengan ciri-ciri Teori Hukum Tradisional teori ini membahas berbagai topik aturan hukum arti hukum dan hukum dan masyarakat . Teori Hukum Kritis tentang konsep hukum konsep terkait dengan supremasi hukum, makna hukum, dan hukum dan masyarakat ] Apakah disetujui disetujui dikemukakan, Gary Saalman dapat diterima (disetujui) atau tidak? Dan apakah teori hukum posmodern memang terjadi dalam hukum realita di Indonesia?. Artikel ini menggunakan metode yuridis normatif dan menggunakan teori-teori hukum melalui pencarian filosofis. Hasil penelitian menunjukkan teori dekonstruksi terhadap teori hukum lama dan memasukkan dalam posmodern di bidang hukum kendati menghargai membabi buta dan “membabat” semua kemapanan teori hukum, namun tetap mengandung kelebihan, terkait dengan pandangan postmodernisme itu sendiri , dan epistimologi dipertanyakan kembali radikal.

Download Jurnal Disini
Jurnal

TEORI HUKUM KRITIS KONSTRUKSI PANDANGAN TENTANG ATURAN HUKUM, MAKNA HUKUM, DAN HUKUM DAN MASYARAKAT