Jurnal Studi Penentuan Kapasitas Pemutus Tenaga Sisi 20 kV Pada Gardu Induk 60 MVA Wonogiri

Jurnal Studi Penentuan Kapasitas Pemutus Tenaga Sisi 20 kV Pada Gardu Induk 60 MVA Wonogiri

Download Jurnal Disini

Ahmadi dan Agus Supardi, S.T., M.T
  

(2018)

Studi Penurusan Pemeliharaan Gigi Sisi 20 kV Pada Gardu Induk 60 MVA Wonogiri.

    Skripsi skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Abstrak

Pada jaringan distribusi 20 kV sangat penting sistem pengalihan untuk jaringan dan peralatan tenaga listrik pada peralatan yang memiliki harga mahal seperti transformator tenaga. Sistem pengamanan tenaga listrik minimum terdiri dari trafo ukur, relay, dan PMT atau CB (circuit breaker). PMT atau CB (circuit breaker) adalah alat untuk membuka dan mengulang rangkaian listrik dalam kondisi berbeban, serta mampu menutup dan menyalakan saat terjadi gangguan akibat hubung singkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kapasitas PMT atau CB (circuit breaker) yang dipakai pada Gardu Induk Wonogiri sesuai dengan ratingnya. Penentuan besar kapasitas PMT atau CB (circuit breaker) menggunakan metode perhitungan arus hubung singkat 3 fasa dimana memiliki arus hubung singkat yang paling tinggi. Ada 2 bagian hubung singkat 3 fasa yang harus dihitung yaitu arus hubung singkat bus 20 kV, arus hubung pendek penyulang. Setelah itu akan disimulasikan dengan menggunakan Etap 12.6 sebagai alternatif dalam perhitungan besar arus hubung singkat yang terjadi pada jaringan distribusi. Dari hasil perhitungan matematis diperoleh nilai arus PMT atau CB (circuit breaker) sebesar 19,34 kA pada busbar 20 kV dan 14,22 kA pada penyambungan pada saat etap 12,6 didapat 19,32 kA pada busbar 20 kV dan 14,22 kA pada penyulang, Nilai tengah antara perhitungan matematis dan simulasi etap 12.6 pada busbar 20 kV yaitu sebesar 0,02 kA, maka kapasitas PMT atau CB (circuit breaker) pada busbar 20 kV dengan Pada tahun 2000 A dan kapasitas 20 kA, pada penyulang dengan Pada tahun 2000 A dan kapasitas 16 kA.
Kata Kunci: Arus Hubung Singkat, PMT, Etap 12.6

Abstrak

dalam jaringan distribusi 20 kV, sangat membutuhkan sistem keamanan untuk perlindungan jaringan dan peralatan listrik terutama pada peralatan mahal seperti transformator daya. Sistem tenaga listrik minimum terdiri dari trafo pengukur, relai, dan PMT atau CB (circuit breaker). PMT atau CB (circuit breaker) adalah alat untuk membuka dan menutup rangkaian listrik dalam kondisi beban, dan mampu menutup dan membuka saat gangguan yang disebabkan oleh arus pendek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kapasitas PMT atau CB (circuit breaker) yang digunakan pada Gardu Induk Wonogiri sesuai dengan ratingnya. Penentuan kapasitas PMT atau CB (circuit breaker) menggunakan metode perhitungan arus pendek 3 fasa yang memiliki arus hubung singkat tertinggi. Ada 2 bagian sirkuit pendek 3 fasa yang harus dihitung bahwa arus hubung singkat adalah 20 kV, hubung singkat korsleting. Setelah itu akan disimulasikan menggunakan Etap 12.6 sebagai pembanding dalam perhitungan besar arus hubung singkat yang terjadi pada jaringan distribusi. Dari perhitungan matematis didapatkan nilai aliran PMT atau CB (circuit breaker) 19,34 kA pada busbar 20 kV dan 14,22 kA pada repeater sedangkan pada simulasi etet 12,6 diperoleh 19,32 kA pada busbar 20 kV dan 14,22 kA pada repeater, sehingga seperti memiliki perbedaan antara perhitungan matematis dan simulasi etap 12.6 pada busbar 20 kV yaitu 0,02 kA, kapasitas PMT atau CB (circuit breaker) pada busbar 20 kV dengan In 2000 A dan kapasitas 20 kA, di repeater dengan In 2000 A dan kapasitas 16 kA.
Kata Kunci: Arus Sirkuit Pendek, PMT, Etap 12.6

Tindakan (perlu login)

 Item Tampilan Item Tampilan

Jurnal Studi Penentuan Kapasitas Pemutus Tenaga Sisi 20 kV Pada Gardu Induk 60 MVA Wonogiri

Download Jurnal Disini