Jurnal Strategi Koping pada Penyandang Tunadaksa

No view

Jurnal Strategi Koping pada Penyandang Tunadaksa

Download Jurnal Disini

Rahmadhani, Muhammad Rizky dan Dra. Wiwien Dinar Prastiti, M.Si
  

(2019)

Strategi Koping pada Penyandang Tunadaksa.

    Skripsi skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Disabilitas adalah salah satu kelainan atau handycaps dalam fisik atau motorik yang dialami seseorang yang menyebabkan hambatan gerakan atau hambatan sosial. Tidak mudah bagi para penyandang cacat untuk mengatasi baik gerakan maupun hambatan sosial, tetapi masih membuka strategi untuk mengatasinya. Strategi yang digunakan biasanya disebut strategi coping. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan menggambarkan strategi koping bagi para penyandang cacat. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi kualitatif yang datanya dikumpulkan melalui wawancara dengan 6 informan. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria penyandang cacat yang masih dalam usia produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi coping yang digunakan oleh penyandang cacat dapat dibagi menjadi dua bentuk, yaitu Coping Fokus Emosi dan Coping Berfokus pada Masalah. Dengan kata lain, dapat dinyatakan bahwa penyandang cacat menunjukkan strategi yang berbeda untuk menangani masalah, baik masalah yang sama maupun berbeda. Masalah yang sering dihadapi oleh para penyandang cacat dalam bentuk pelecehan atau intimidasi, merasa didiskriminasi, merasa diremehkan karena mereka dianggap tidak dapat memperoleh pekerjaan yang menghasilkan pendapatan yang layak, sering ditolak oleh mitra potensial karena ketidaksempurnaan fisik, pengalaman penolakan keluarga pasangan potensial karena pengalaman fisik yang tidak sempurna, mendapatkan perlakuan diskriminatif bahkan dari keluarganya sendiri. Temuan lain dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang-orang penyandang cacat memiliki cara berpikir positif, dan optimis menghadapi masa depan dan berharap mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa depan. Selain itu, dukungan dari keluarga membuat orang-orang cacat menjadi lebih percaya diri dan mendorong pencapaian.

Tindakan (diperlukan login)

 Lihat Item Lihat Item

Jurnal Strategi Koping pada Penyandang Tunadaksa

Download Jurnal Disini