Jurnal Sanksi Pidana terhadap Notaris yang Melakukan Tindak Pidana Pemalsuan Akta Otentik(Studi Kasus dalam Putusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe Nomor :40/Pid.B/2013/PN.Lsm)

Jurnal Sanksi Pidana terhadap Notaris yang Melakukan Tindak Pidana Pemalsuan Akta Otentik(Studi Kasus dalam Putusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe Nomor :40/Pid.B/2013/PN.Lsm)

Download Jurnal Disini

Muhammad dan Hartanto, S.H., M.Hum
  

(2019)

Sanksi Pidana terhadap Notaris yang melakukan
Tindak Pidana Pemalsuan Akta Otentik (Studi Kasus dalam Putusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe Nomor: 40 / Pid.B / 2013 / PN.Lsm).

    Skripsi skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Abstrak
Dalam kehidupan interaksi antara masyarakat baik dalam hal tindakan hukum antara masyarakat dan satu sama lain perlu untuk membuat hubungan hukum agar memiliki legalitas, salah satu fungsi hukum adalah memberikan kepastian hukum dalam kehidupan sosial. Demi mencapai kepastian hukum, perlu memiliki bukti tertulis otentik mengenai kondisi, peristiwa, atau tindakan hukum, ini berdampak pada peningkatan layanan Notaris.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana kepada Notaris yang melakukan tindak pidana pemalsuan perbuatan otentik dan untuk mengetahui dan menganalisis sanksi pidana ideal terhadap Notaris yang melakukan tindak pidana pemalsuan perbuatan otentik dalam hal Tugas dan tanggung jawab Notaris.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah deskripif “. Penulis menggunakan jenis penelitian ini bermaksud untuk memberikan gambaran berdasarkan data otentik, yaitu keputusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe Nomor: 40 / Pid.B / 2013 / PN. LSM, untuk menjawab dan mencari tahu bagaimana hakim menghakimi dalam menjatuhkan sanksi pidana kepada Notaris yang memalsukan akta tersebut
Hasil penelitian ini adalah notaris untuk melakukan perbuatan sesuai dengan keinginan para pihak yang menghadapi Notaris. Tanpa pernyataan atau pernyataan dan keinginan dari para pihak, Notaris tidak mungkin membuat akta. Bahkan jika ada pernyataan atau pernyataan yang diduga salah, itu termasuk dalam akta otentik, itu tidak menyebabkan akta itu salah. Secara material kepalsuan masalah ini adalah tanggung jawab pihak-pihak yang bersangkutan selama Notaris tidak tahu tentang pemalsuan itu sendiri. Jika Notaris mengetahui bahwa ini salah, maka harus dicurigai bahwa ketentuan pasal dapat diterapkan pada Notaris. UUJN dan Kode Etik Notaris tidak. tegas dan jelas terutama mengenai bagaimana sanksi dijatuhkan pada Notaris, yang telah dijatuhi hukuman hukuman melalui keputusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum permanen

Kata kunci: saksi kriminal, notaris, tindakan curang, akta otentik

Tindakan (diperlukan login)

 Lihat Item Lihat Item

Jurnal Sanksi Pidana terhadap Notaris yang Melakukan Tindak Pidana Pemalsuan Akta Otentik(Studi Kasus dalam Putusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe Nomor :40/Pid.B/2013/PN.Lsm)

Download Jurnal Disini

Leave a reply "Jurnal Sanksi Pidana terhadap Notaris yang Melakukan Tindak Pidana Pemalsuan Akta Otentik(Studi Kasus dalam Putusan Pengadilan Negeri Lhokseumawe Nomor :40/Pid.B/2013/PN.Lsm)"

Author: 
    author