Jurnal Planning Of Eight Floors Parking Structure With Intermediate Moment Resisting Frame (IMRF) In Surakarta

Jurnal Planning Of Eight Floors Parking Structure With Intermediate Moment Resisting Frame (IMRF) In Surakarta

Download Jurnal Disini

Sutrisno, Asso 'Adhi dan Budi Setiawan, S.T., M.T.
  

(2019)

Perencanaan Struktur Parkir Delapan Lantai dengan Intermediate Moment Resisting Frame (IMRF) di Surakarta.

    Skripsi skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Kemacetan adalah situasi atau keadaan yang mandek atau bahkan gangguan lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang melebihi kapasitas jalan. Kemacetan terjadi di kota-kota besar, milik Surakarta, yang merupakan salah satu kota besar di Jawa, terutama di daerah Beteng sebagai pusat perdagangan. Ada banyak kendaraan di tempat parkir yang tidak memadai, sehingga tempat parkir dialihkan di jalan. Ini menjadi masalah ketika Kereta Batara Kresna lewat. Maka, untuk mengembalikan jalan ke fungsinya di kawasan Beteng direncanakan membangun parkir delapan lantai dengan metode Intermediate Moment Resisting Frame (IMRF). Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan struktur bangunan termasuk aspek kualitas, arsitektur, ekonomi dan keselamatan. Bangunan parkir perencanaan mengacu pada pedoman teknis untuk mengatur fasilitas parkir (DRJD 1996), standar peraturan Indonesia (SNI), ada dalam SNI-2847: 2013 (Persyaratan untuk Bangunan Beton Struktural) dan SNI-1726: 2002 (Prosedur Perencanaan Ketahanan Gempa Bumi) untuk Struktur Bangunan dan Non-Bangunan). Denah bangunan meliputi struktur utama (balok, kolom, dan struktur dasar), struktur atap dan struktur pelat (pelat lantai, pelat lantai, pelat lantai dan tangga). Lokasi tanah termasuk kategori klasifikasi SD (media tanah), kemudian nilai SDS yang diperoleh adalah 0,602g dan SD1 yang diperoleh adalah 0,372g, faktor modifikasi respons (R) 5, metode analisis beban gempa menggunakan padanan statik. Kualitas beton yang digunakan fc '30 MPa, kualitas tulangan polos untuk 240 MPa dan tulangan berulir untuk 400 MPa. Ketebalan pelat adalah 15 cm dari lantai 1 hingga lantai 7, 12 cm untuk atap, dan 20 cm untuk lantai dasar. Dimensi struktur awal balok dan balok jalan adalah 600/300 mm dan dimensi awal balok balok adalah 500/250 mm. Sedangkan untuk dimensi awal kolom adalah 700/700 mm. Struktur dasar yang direncanakan menggunakan pondasi tiang pancang dengan kedalaman tiang adalah 9 m.

Tindakan (diperlukan login)

 Lihat Item Lihat Item

Jurnal Planning Of Eight Floors Parking Structure With Intermediate Moment Resisting Frame (IMRF) In Surakarta

Download Jurnal Disini