Jurnal Perbaikan Tanah Dasar Jalan Tol Semarang – Demak Menggunakan Bahan Aditif Dan Perkuatan Kolom Stabilisasi

Download Jurnal Disini

Di Semarang sering ada banjir air laut yang membanjiri jalan. Ini terjadi karena tanah lebih rendah dari permukaan air, kapasitas pemikul beban tidak mencukupi. Menindaklanjuti ini, jaringan jalan baru diperlukan sebagai jalan tol. Untuk menyelesaikan masalah ini, perlu meningkatkan kapasitas pemikul beban dengan meningkatkan subgrade di jalan tol menggunakan aditif dan memperkuat kolom stabilisasi. Aditif yang digunakan berupa aditif yang terbuat dari bahan anorganik yang mengandung senyawa kalsiumchloriddihydrat dengan pH 8,24 yang memiliki energi ikatan ion lebih besar dari pada bahan logam pada permukaan butiran tanah. Komposisi umum terdiri dari unsur karbon 72,78%, hidrogen 21,11%, dan nitrogen 1,36%. Penelitian ini dilakukan pada campuran tanah, bahan aditif dengan perbandingan 1 gram aditif, 1 liter air dan variasi kandungan semen seperti 4%, 5%, 6%, 7%. Untuk mendapatkan campuran yang optimal untuk perbaikan tanah. Kemudian analisis numerik dengan menggunakan Plaxis Software v.8.6 dengan variasi ketebalan tanah dan stabilisasi panjang kolom. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah lempung plastisitas tinggi. Stabilisasi tanah memenuhi syarat untuk pengujian kekuatan tekan tanah untuk lapisan pondasi semen komposit tanah 24 kg / cm2. Uji kuat tekan tanah dari stabilisasi tanah adalah 2,47 kg / cm 2 dengan 7% semen dan adiktif. Berdasarkan analisis numerik dengan perangkat lunak plaxis v 8.6, nilai deformasi dalam model dengan stabilisasi tanah setebal 5 m dan panjang kolom stabilisasi 50 m telah memenuhi batas degradasi tanggul sesuai dengan pedoman PU yaitu 20 mm untuk jalan kelas 1. Untuk nilai faktor keamanan stabilitas jalan, nilai yang memenuhi syarat 1.4.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Perbaikan Tanah Dasar Jalan Tol Semarang - Demak Menggunakan Bahan Aditif Dan Perkuatan Kolom Stabilisasi