Jurnal PENYELESAIAN SENGKETA KREDIT MACET MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 1999 TENTANG ARBITRASE

Download Jurnal Disinik

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat kredit macet berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase, di mana dengan menggunakan merode penelitian hukum normatif yang disensus yaitu: 1. Fakta pembentukan kredit macet pada asyik tidak terjadi secara tiba-tiba saja, ada proses-proses yang terjadi, yaitu penurunan nilai tukar mata uang, terus menerus dengan orang-orang yang menolaknya. Kondisi seperti ini akan berimbas pada penurunannya bagi para debitur dari bank. Ketidakmampuan atau penurunan kemampuan dari debitur untuk angsuran kredit adalah merupakan gejala awal dari timbulnya kredit bermasalah. Dalam dunia hukum, kredit yang disebut adalah tidak terlaksananya pembayaran angsuran disebut wanprestasi. 2. Dalam hal cara kredit macet cara Melakukan arbitrase ini dilakukan melalui lembaga arbitrase, yaitu badan yang dipilih oleh para pihak yang bersengketa untuk memberikan putusan untuk sengketa tertentu. Gunakan lembaga-lembaga arbitrase dalam konteks sengketa perdagangan termasuk dalam konteks yang menguntungkan bagi beberapa pihak yang tidak dapat memperoleh dari sebaliknya sihak selain arbitrase. Diantara keuntungan itu, yaitu salinannya relatif tidakulangan waktu yang lama dengan sifatnya yang tertutup (ketentuan Pasal 27 Undang-Undang Nomor 30 tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sutu) maka diharapkan nama baik para pihak.

Kata kunci: kredit macet , arbitrase

Download Jurnal Disinik
Jurnal

PENYELESAIAN SENGKETA KREDIT MACET MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 1999 TENTANG ARBITRASE