Jurnal Pengeringan Dendeng Ikan Manyung (Arius thalassinus) dengan Pengering Energi Surya YSD-UNIB12

Download Jurnal Disini

Abstrak

Tujuan penelitian ini mendiskripsikan kurva perbandingan kadar air dan melakukan pendugaan lama pengerjaan dendeng ikan manyung (Arius thalasisinus) dengan Pengering Energi Surya YSD-UNIB12. Percobaan dilakukan dengan mengumpulkan sampel sesuai dengan cara pembuatan dendeng ikan dan selanjutnya tiga penyelesaian ditetapkan dengan ketebalan dendeng (0,5 cm dan 1 cm), lama perendaman dalam larutan bumbu (1 jam, 3 jam dan 5 jam), dan sampel sampel pada rak yaitu rak1 (bawah), rak2 (tengah) dan rak3 (atas), masing-masing dilakukan dengan tiga ulangan. Pengamatan dilakukan terhadap suhu dan kelembaban relatif pada pengering udara dan udara, dan penurunan berat sampel sepanjang proses pengeringan dari pukul 09.00-16.00 WIB sampai selesai selesai dengan kadar air akhir ikan 12%. Hasil dari percobaan menaikkan temperatur udara 15,2 o C lebih tinggi dari udara luar dan lebih hangat dari 31% lebih tinggi dari udara luar. Model kurva hubungan antara rasio kelembaban dan kadar air dengan waktu pengeringan adalah kuadratik. Lama pengeringan hanya memuat oleh tebal dendeng dan posisi di rak. Rata-rata waktu penyelesaian pengeringan antara 11,9 jam hingga 30,3 jam.

Kata kunci: kadar udara, lama waktu pengeringan, rasio kelembaban, pendugaan

Abstrak

Tujuan

dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kurva rasio kelembaban dan kadar air dan untuk memprediksi waktu pengeringan dari daging tersentak dari ikan Manyung (Arius thalassinus) yang dikeringkan dengan menggunakan YSD-UNIB12 solar. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan tiga perlakuan, yaitu, ketebalan daging yang tersentak (0,5 cm dan 1 cm), waktu perendaman daging dalam larutan rempah (1, 3 dan 5 jam), dan posisi rak yang rack1 (bawah), rack2 (tengah) dan rack3 (atas) dengan masing-masing tiga ulangan. Pengamatan dilakukan pada jam 9 pagi sampai jam 4 pagi untuk suhu ruang pengeringan dan kelembaban relatif, suhu lingkungan dan kelembaban relatif, serta berat sampel sepanjang proses pengeringan hingga kadar air ikan 12%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pengering menghasilkan suhu ruang pengering 15,2 o C lebih tinggi dari suhu sekitar, dan kelembaban relatif ruang pengering 31% lebih rendah dari kelembaban relatif ambien. Kedua model kurva rasio kelembaban dan kadar air versus waktu pengeringan adalah kuadratik (urutan kedua polinomial). Hanya posisi rak dan ketebalan ikan tersentak yang mempengaruhi waktu pengeringan. Waktu pengeringan untuk menghasilkan ikan brengsek kering bervariasi dari 11,9 jam hingga 30,3 jam

Kata kunci: waktu pengeringan, kadar air, rasio kelembaban, prediksi

Download Jurnal Disini
Jurnal

Pengeringan Dendeng Ikan Manyung (Arius thalassinus) dengan Pengering Energi Surya YSD-UNIB12