Jurnal Pengaruh Tingkat Kelembaban terhadap Ketersediaan Nitrogen di Tanah Gambut Tropis yang Dibudidayakan dengan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.)

Download Jurnal Disini

Pelepasan nitrogen dari tanah dikendalikan oleh kelembaban tanah. Inkubasi tanah dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh kondisi kelembaban yang berbeda (75%, 100% dan 150%) terhadap kapasitas penampung air dan kondisi fluktuasi antara (150% dan 100% kapasitas penampung air) setelah aplikasi urea dan tanpa penambahan urea. Ammonium dan nitrat yang dilepaskan diukur secara berkala selama 70 hari inkubasi. Mineralisasi bersih dan nitrifikasi diukur pada akhir periode inkubasi. Tingkat potensi nitrifikasi (PNR) diukur pada awal dan akhir periode inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika NO 3 tidak menunjukkan perubahan signifikan dengan peningkatan kelembaban tanah tanpa penambahan urea. Hasil ini menunjukkan nitrifikasi dalam tanah gambut diperlukan pasokan N reaktif (urea) terlepas dari kondisi kelembaban tanah. Penambahan urea meningkatkan PNR mulai dari 27,91 menjadi 55,10% dibandingkan dengan tanpa urea. Kondisi kelembaban yang berfluktuasi dengan penambahan urea meningkatkan PNR sebesar 21,82% dibandingkan dengan kondisi yang tergenang air. Namun, peningkatan kondisi kelembaban tanah menghasilkan nitrat dan PNR yang lebih rendah yang mencerminkan bahwa kelembaban tanah mengendalikan besarnya PNR ketika urea ditambahkan.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Pengaruh Tingkat Kelembaban terhadap Ketersediaan Nitrogen di Tanah Gambut Tropis yang Dibudidayakan dengan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.)

Leave a reply "Jurnal Pengaruh Tingkat Kelembaban terhadap Ketersediaan Nitrogen di Tanah Gambut Tropis yang Dibudidayakan dengan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.)"

Author: 
    author