Jurnal Pengaruh Kartu Debit, Kartu Kredit dan Transaksi E-Money Terhadap Permintaan Mata Uang di Indonesia

Download Jurnal Disini

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh transaksi kartu debit, transaksi kartu kredit dan transaksi e-money terhadap permintaan mata uang di Indonesia pada tahun 2009 01-2017 10. Penggunaan uang non tunai dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam berbagai aktivitas ekonomi. Penggunaan uang non tunai relatif lebih mudah, biaya transaksi lebih cepat dan lebih murah, dan uang non tunai dianggap lebih aman. Selain itu, transaksi non tunai juga memfasilitasi proses pencatatan transaksi, sehingga perhitungan kegiatan ekonomi dapat lebih mudah. Oleh karena itu, bank sentral dunia mendorong dan meningkatkan penggunaan uang non-tunai, termasuk Bank Sentral Indonesia, salah satunya adalah penciptaan 'Gerakan Non-Tunai Nasional' (GNNT) 'di mana gerakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan instrumen non-tunai dalam melakukan transaksi dan kegiatan ekonomi. Penelitian ini menggunakan model estimasi model Vector Error Correction (VECM). Estimasi VECM menunjukkan bahwa transaksi kartu debit memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap permintaan mata uang di Indonesia dalam jangka panjang, transaksi kartu kredit memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap permintaan mata uang di Indonesia dalam jangka panjang, sementara transaksi e-money memiliki signifikan efek positif pada permintaan mata uang di Indonesia dalam jangka pendek dan panjang.

Download Jurnal Disini