Jurnal PEMBERIAN FORMULA BEBAS LAKTOSA UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN YANG MENDERITA DIARE DI RSUD DATOE BINANGKANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW

Download Jurnal Disinik

Diare adalah alasan utama malnutrisi, dan lebih jauh menghambat pertumbuhan bayi. Malnutrisi menyebabkan antibodi menurun pada bayi. Dalam banyak kasus, formula non-laktosa dan formula laktosa rendah dapat mempercepat pemulihan diare, di samping formula berbasis kedelai dan protein terhidrolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan peningkatan berat badan kemudian untuk menentukan dan membandingkan status gizi pada anak dengan indeks Z-score berdasarkan usia (Berat / Umur) antara kelompok formula non laktosa dan kelompok rumus laktosa rendah pada anak diare pada usia 6-24 bulan. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperiment, Pre dan test control kelompok uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menerima formula non laktosa, rata-rata berat pasien menjadi 9,30 ± 2,0 kg. Sedangkan pada kelompok kontrol, rata-rata berat badan pasien adalah 7,60 ± 0,99 kg setelah perawatan. Jumlah pasien gizi buruk pada kelompok perlakuan adalah 7 orang dari 15 orang menjadi tidak ada pasien gizi buruk, dan pada kelompok kontrol adalah 3 orang dari 15 orang menjadi 2 pasien. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan berat badan anak dan status gizi pada kelompok formula non laktosa lebih baik dibandingkan dengan kelompok formula laktosa rendah. Berdasarkan hasil pada hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bahwa anak diare harus diberikan formula non laktosa di samping ASI.

Download Jurnal Disinik
Jurnal

PEMBERIAN FORMULA BEBAS LAKTOSA UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN YANG MENDERITA DIARE DI RSUD DATOE BINANGKANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW

Leave a reply "Jurnal PEMBERIAN FORMULA BEBAS LAKTOSA UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN YANG MENDERITA DIARE DI RSUD DATOE BINANGKANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW"

Author: 
    author