Jurnal PELAKSANAAN HUKUMAN RAJAM TERKANDUNG ASAS PRADUGA TAK BERSALAH YANG HARUS DIPENUHI KAJIAN HUKUM ISLAM

Download Jurnal Disinik

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana dalil tentang bagaimana membuat keputusan berdasarkan hukum Islam dan bagiamana ketentuan cadangan asas praduga tak perlu yang harus dipahami dalam hukum Islam. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan: 1. Dalil atau dasar tentang persetujuan hukuman rajam dalam Hukum Islam adalah wahyu illahi yang diturunkan dari langit berisi surat-surat dalam Al-Qur'an dan Hadis Rasulullah SAW yang antara lain berkaitan dengan tindakan keji ( zina, perzinaan) dan hukumannya, bagi pengadilan tahisyah pezina laki-laki / perempuan untuk penuduh zina (qadzaf), hukum li'an, dan tundukan dusta. Hukuman rajam untuk umat Islam merupakan hukuman yang sangat berat, hal ini sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadis SAW (pelanggar susila berat). Pelaksanaan hukuman rajam yaitu pelakunya setelah melalui proses dan dijatuhi hukuman rajam oleh penguasa (hakim), lalu ditanam sebatas dada di tempat terbuka selanjutnya dilempari batu oleh siapa saja yang lewat; Terutama saksi-saksi, kepemimpinan hingga mati. 2. Dalam hadis Rasulullah SAW mengutip asal semua perkara dan semua perbuatan ibadah kecuali perkara dan perbuatan yang telah menentukan hukumnya secara pasti. Inilah dasar penerapan asas kepastian hukum atau dasar hukum asas praduga tak bersalah. Untuk itu perlu adanya pembuktian tentang perbuatan terdakwa bersalah.

Kata kunci : Implementasi rajam, asas-asas praduga tak perlu, tinjauan Hukum Islam

Download Jurnal Disinik
Jurnal

PELAKSANAAN HUKUMAN RAJAM TERKANDUNG ASAS PRADUGA TAK BERSALAH YANG HARUS DIPENUHI KAJIAN HUKUM ISLAM