Jurnal Partisipasi Masyarakat dalam Festival dan Kampanye Pariwisata Digital (Kasus Kabupaten Halmahera Utara, Indonesia)

Download Jurnal Disini

Partisipasi masyarakat Galela dalam penyelenggaraan Festival Tanjung Bongo (FTB) menunjukkan adanya pola kemitraan sesuai dengan unsur pentahelix. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggambarkan tingkat partisipasi masyarakat setempat dalam persiapan kegiatan Festival dan berbagai dinamika yang terjadi dalam mewujudkan kegiatan tersebut. Wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen dilaksanakan untuk menghasilkan data. Teknik triangulasi diimplementasikan sebagai teknik validasi data untuk mendapatkan informasi yang kredibel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah menjadi stimulus bagi partisipasi masyarakat dalam tahap perencanaan dan persiapan acara Festival Tanjung Bongo, meskipun kegiatan itu ditunda karena penolakan dari eksekutif Liga Nasional untuk Demokrasi (LMND eks) terkait untuk kesiapan infrastruktur pendukung. Di sisi lain, elemen pentahelix dari sinergi pemerintah, akademik, asosiasi, komunitas dan media menjadi faktor yang sangat penting dalam mengorganisir festival. Sementara itu, tingkat partisipasi masyarakat dapat dikategorikan untuk mencapai tingkat kontrol warga sesuai dengan Arnstein (1969).

Kata kunci : Kampanye Digital, Halmahera Utara, Partisipasi, Pentahelix, Festival Tanjung Bongo.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Partisipasi Masyarakat dalam Festival dan Kampanye Pariwisata Digital (Kasus Kabupaten Halmahera Utara, Indonesia)

Leave a reply "Jurnal Partisipasi Masyarakat dalam Festival dan Kampanye Pariwisata Digital (Kasus Kabupaten Halmahera Utara, Indonesia)"

Author: 
    author