Jurnal Melibatkan Orang Sebelum Masalah: Menyediakan Air Minum untuk Desa di Kalimantan Selatan, Indonesia

Download Jurnal Disini

Pada 2012, sebuah laporan oleh Kabupatan Banjar (Kalimantan Selatan) mengidentifikasi 35 desa dari sekitar 40.000 penduduk, yang sangat membutuhkan air minum. Pada awalnya saya melibatkan organisasi nirlaba lokal, Yayasan Kaganangan Banua dan pada waktunya, sebuah konsultan teknik lokal, Solusi Berinovasi Indonesia. Dengan tim Indonesia dan beberapa ekspatriat, kami mulai menciptakan solusi lokal, berkelanjutan, dapat direproduksi, dan diterima secara budaya. Dengan menerapkan penelitian tindakan, kami memiliki fleksibilitas untuk mengembangkan solusi yang lebih efektif melalui serangkaian iterasi yang sedang berlangsung secara real time. Pertama, kami mendengarkan orang-orang, memahami mereka dan membangun kepercayaan. Hal ini memungkinkan kami untuk membangun kepercayaan yang membentuk dasar untuk memulai menantang norma budaya di bidang kesehatan dan penggunaan air. Hanya dengan begitu kita dapat mulai membangun infrastruktur. Sistem ini seluruhnya dibuat dari bahan-bahan lokal dan kami melatih penduduk setempat dalam pendidikan kesehatan dan teknik konstruksi untuk tujuan replikasi berkelanjutan. Hari ini, proyek ini telah berhasil menyediakan air minum, sepanjang tahun, kepada lebih dari 500 orang dengan dampak ekonomi tahunan lebih dari 500 juta di 70 sistem di 6 desa. Selain itu, tim kami berkontribusi pada sebagian besar SDG. Ketika kita fokus pertama pada orang-orang dan hubungan komunitas yang sejati, terlepas dari kebangsaan, usia, agama, bahasa atau budaya, kita bersama-sama dapat mengatasi masalah yang paling sulit dan melihat transformasi generasi.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Melibatkan Orang Sebelum Masalah: Menyediakan Air Minum untuk Desa di Kalimantan Selatan, Indonesia

Leave a reply "Jurnal Melibatkan Orang Sebelum Masalah: Menyediakan Air Minum untuk Desa di Kalimantan Selatan, Indonesia"

Author: 
    author