Jurnal Kelimpahan Invertebrata di Pulau Sempu sebagai Indeks Bioindikator, Ekonomis Penting Konsumsi, dan Komoditas Koleksi Akuarium

Download Jurnal Disini

Invertebrata (Hewan tak bertulang belakang) memiliki beberapa peran penting untuk ekosistem dan karang terumbu karang, baik sebagai bioindikator, penting, atau sebagai penghias akuarium. Sebagai contoh, Archasterplancii merupakan hewan yang terkenal akan kemampannya melakukan predasi pada jaringan karang, atau Diadema Urchin yang dapat melakukan penggembalaan pada alga di ekosistem terumbu karang . Pengamatan dilakukan pulau sempu yang dibagi menjadi beberapa stasiun, yaitu Teluk Semut 1, Teluk Semut 2 dan Watu Meja. Pendataan hewan invertebrata di lokasi mengambil data menggunakan metode Reef Check dengan cara menggelar belt transek sepanjang 100m yang terbagi menjadi 4 segmen sepanjang 20m. Pengamatan dan pengambilan data dilakukan secara langsung zig-zag Data denah yang dihasilkan lebih lengkap dan dapat mempresentasikan persebaran invertebrata yang ada di setiap stasiun di konstitusi pulau sempu.Hasil pendataan dari gedung ini ada sebanyak 1 ekor Banded Coral Udang 2 ekor Diadema Urchin 1 ekor Pensil Urchin 1 ekor Kolektor Urchin dan 1 buah Giant Clam dengan besar 10-20 cm. Sedikitnya jumlah kelimpahan invertebrata berbanding lurus dengan kondisi terumbu karang yang ada di ketinggian selat sempu. Beberapa hewan invertebrata yang ditemukan dapat digunakan atau menjadi mata pencaharian alternatif selain rusa dan budidaya ikan. Tidak semua hewan invertebrata dapat dijadikan sebagai bio-indikator kerusakan lingkungan, karena tingkat kepekaan setiap hewan invertebrata yang berbeda.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Kelimpahan Invertebrata di Pulau Sempu sebagai Indeks Bioindikator, Ekonomis Penting Konsumsi, dan Komoditas Koleksi Akuarium