Jurnal Internasional Validasi gen referensi untuk studi ekspresi gen pada daun tanaman teh pasca panen (Camellia sinensis)

Download Jurnal Disini

Teh adalah salah satu dari tiga minuman non-alkohol utama yang populer di seluruh dunia. Nilai ekonomi produk teh sangat tergantung pada fisiologi daun teh pasca panen. Penggunaan reaksi rantai transkripsi polimerase terbalik kuantitatif adalah pendekatan yang diterima secara luas dan tepat untuk menentukan ekspresi gen target tanaman teh, dan keandalan hasil bergantung pada pemilihan gen referensi yang sesuai. Beberapa gen referensi yang dapat diandalkan telah didokumentasikan menggunakan berbagai perawatan dan jaringan tanaman teh yang berbeda, tetapi tidak ada yang dilakukan pada daun pasca panen selama proses pembuatan teh. Penelitian ini memilih dan menganalisis 15 gen referensi kandidat: Cs18SrRNA, CsGADPH, CsACT, CsEF-1α, CsUbi, CsTUA, Cs26BrRNA, CsRuBP, CsCYP, CselF-4α, CsMON1, CsMON1, CsPCS1, CsPA, CsPAs Studi ini membuat penilaian pada stabilitas ekspresi di bawah dua jenis perawatan pasca panen, turn over dan layu, menggunakan tiga algoritma – GeNorm, Normfinder, dan Bestkeeper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga gen referensi yang umum digunakan, CsTUA, Cs18SrRNA, CsRuBP, bersama dengan Cs26SrRNA, adalah gen yang paling tidak stabil baik dalam pergantian dan perawatan layu. CsACT, CsEF-1α, CsPPA2, dan CsTBP adalah empat gen referensi teratas dalam pergantian pengobatan, sementara CsTBP, CsPCS1, CsPPA2, CselF-4α, dan CsACT adalah lima gen referensi terbaik dalam kelompok pelayuan. Tingkat ekspresi gen lipoksigenase, yang terlibat dalam sejumlah aspek fisiologi tanaman, termasuk luka, dievaluasi untuk memvalidasi temuan. Untuk menyimpulkan, kami menemukan dasar untuk pemilihan gen referensi untuk normalisasi transkripsi yang akurat pada daun pasca panen tanaman teh.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Validasi gen referensi untuk studi ekspresi gen pada daun tanaman teh pasca panen (Camellia sinensis)