Jurnal Internasional Mineral, Vol. 9, Halaman 88: Mikroba Jurassic Non-Karbonat dari Cordetic Betic-Rifian (Tethys Western End): Tekstur, Mineralogi, dan Rekonstruksi Lingkungan

Download Jurnal Disini

Mineral, Vol. 9, Halaman 88: Mikroba Jurassic Non-Carbonate dari Betic-Rifian Cordillera (Tethys Western End): Tekstur, Mineralogi, dan Rekonstruksi Lingkungan

Mineral doi: 10.3390 / min9020088

Penulis:
Reolid
Buruk

Istilah mikroba biasanya digunakan untuk menggambarkan endapan organo-sedimen karbonat yang telah bertambah sebagai hasil dari aktivitas komunitas mikroba bentik (BMC). Namun, mikrobialit non-karbonat semakin terkenal dan menunjukkan keragaman organisme, proses, dan komposisi mineralogi yang besar. Artikel ini mengulas tiga jenis mikroba Jurassic dari empat konteks lingkungan yang berbeda dari Betic-Rifian Cordillera (Spanyol Selatan dan Maroko Utara): lahan keras laut, gua bawah laut, lubang hidrotermal, dan endapan vulkanik bawah laut. Transisi Jurassic Pertengahan-Akhir di Subbetic Eksternal (Betic Cordillera) dan Grup Jbel Moussa (Rifian Calcareous Chain) ditandai oleh fragmentasi platform epikontinental karbonat yang mendukung pengaturan berbeda ini: (A) Banyak jeda stratigrafi dicatat sebagai lahan keras dengan kerak Fe hidrogenetis permukaan dan makro-oncoid terkait dengan perilaku kemo-organotropik BMC yang berfungsi sebagai perangkap khusus untuk pengayaan Fe dan Mn; (B) Kerak Fe-Mn hidrogenetik kriptik (atau endostromatolit) tumbuh di dinding rongga kapal selam dan fraktur terutama dibentuk oleh Frutexites (mikroorganisme chemosynthetic dan cryptobiontic) yang secara lokal terkait dengan serpulid; (C) Kerak hidrotermal Mn terutama dibentuk oleh berbagai jenis filamen dan bakteri berbentuk basil, yang mineralogi dan geokimiawi menunjukkan asal hidrotermal bawah laut; (D) Akhirnya, kerak laminasi glauconite, yang dibentuk oleh filamen silindris bercabang, telah tumbuh di ruang samar di antara tubuh bantal-lava, mungkin terkait dengan metabolisme mikroba chemo-organotrophic dalam kondisi oksik pada suhu antara 30 dan 90 & deg; C. Dalam sebagian besar kasus yang dijelaskan dalam karya ini, organisme mikroba yang membentuk mikroba adalah ekstrofil.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Mineral, Vol. 9, Halaman 88: Mikroba Jurassic Non-Karbonat dari Cordetic Betic-Rifian (Tethys Western End): Tekstur, Mineralogi, dan Rekonstruksi Lingkungan

Leave a reply "Jurnal Internasional Mineral, Vol. 9, Halaman 88: Mikroba Jurassic Non-Karbonat dari Cordetic Betic-Rifian (Tethys Western End): Tekstur, Mineralogi, dan Rekonstruksi Lingkungan"

Author: 
    author