Jurnal Internasional Mikrobioma usus berkorelasi dengan agresi tertentu dalam populasi kecil anjing yang diselamatkan (Canis familiaris)

Download Jurnal Disini

Agresi adalah gangguan perilaku serius pada anjing domestik yang membahayakan anjing dan manusia. Penyebab yang mendasari agresi kaninus tidak dapat diselesaikan dengan baik dan membutuhkan penerangan untuk memastikan terapi yang efektif. Penelitian terbaru menghubungkan keragaman komposisi mikrobioma usus dengan pengaturan perilaku dan psikologis pada mamalia lain, seperti tikus dan manusia. Mengingat pengamatan ini, kami berhipotesis bahwa komposisi mikrobioma usus anjing dapat mengasosiasikan dengan agresi. Kami menganalisis sampel mikrobioma tinja yang dikumpulkan dari populasi kecil anjing jenis pit bull yang disita dari organisasi dogfighting. Populasi ini termasuk dua puluh satu anjing yang menunjukkan perilaku agresif tertentu dan sepuluh yang tidak. Analisis beta-diversitas mendukung hubungan antara struktur mikrobioma usus dan agresi anjing. Selain itu, kami menggunakan pendekatan filogenetik untuk menyelesaikan bunyi spesifik bakteri usus yang menyusun anjing agresif dan non-agresif, termasuk clades dalam Lactobacillus, Dorea, Blautia, Turicibacter, dan Bacteroides. Beberapa taksa ini telah terlibat dalam modulasi perilaku mamalia serta negara-negara penyakit gastrointestinal. Meskipun ukuran sampel membatasi penelitian ini, temuan kami menunjukkan bahwa mikroorganisme usus terkait dengan agresi anjing dan mengarah ke keadaan fisiologis yang berhubungan dengan agresi yang berinteraksi dengan mikrobioma usus. Hasil ini juga menunjukkan bahwa mikrobioma usus dapat berguna untuk mendiagnosis perilaku agresif sebelum manifestasi mereka dan etiologi agresif yang berpotensi membedakan.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Mikrobioma usus berkorelasi dengan agresi tertentu dalam populasi kecil anjing yang diselamatkan (Canis familiaris)

Leave a reply "Jurnal Internasional Mikrobioma usus berkorelasi dengan agresi tertentu dalam populasi kecil anjing yang diselamatkan (Canis familiaris)"