Jurnal Internasional Medicina, Vol. 55, Halaman 44: Praktik Peresepan Antibiotik dan Kesalahan pada Pasien Pediatrik Rumah Sakit yang Menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut: Studi Multisenter, Studi Cross-Sectional di Pakistan

Download Jurnal Disini

Medicina, Vol. 55, Halaman 44: Praktik Peresepan Antibiotik dan Kesalahan pada Pasien Pediatrik Rumah Sakit yang Menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut: Studi Multisenter, Studi Cross-Sectional di Pakistan

Medicina doi: 10.3390 / medicina55020044

Penulis:
Iftikhar
Sarwar
Saqib
Sarfraz
Shoaib

Latar belakang dan tujuan: Ketidakpatuhan pedoman pengobatan oleh para profesional kesehatan, bersama dengan variasi fisiologis, membuat populasi anak lebih rentan terhadap kesalahan peresepan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi praktik peresepan dan kesalahan dari antibiotik yang paling sering diresepkan di antara pasien anak yang menderita infeksi saluran pernapasan akut yang memiliki lama tinggal yang berbeda (LOS) di rumah sakit umum. Metode: Sebuah studi cross-sectional retrospektif dilakukan di lima rumah sakit umum tersier di Lahore, Pakistan, antara 1 Januari 2017 dan 30 Juni 2017. Populasi penelitian terdiri dari pasien rawat inap anak usia 0 hingga 9 tahun. Hasil: Di antara 11.892 pasien rawat inap anak, 82,8% menderita infeksi saluran pernapasan akut yang lebih rendah dan memiliki LOS yang lama (53,1%) di rumah sakit. Penisilin (52,4%), sefalosporin (16,8%), dan makrolida (8,9%) adalah antibiotik yang paling sering diresepkan. Secara keseluruhan, 40,8% kasus memiliki kesalahan resep antibiotik terkait dengan dosis yang salah (19,9%), frekuensi yang salah (18,9%), dan terapi duplikat (18,1%). Sebagian besar kesalahan ini ditemukan dalam catatan pasien yang memiliki LOS lama di rumah sakit (53,1%). Analisis regresi logistik mengungkapkan bahwa kemungkinan kesalahan resep lebih rendah pada pasien wanita (OR = 0,6, 95% CI = 0,1 & amp; ndash; 0,9, p-value = 0,012). Pasien yang diresepkan dengan antibiotik 3 per resep (OR = 1.724, 95% CI = 1.1 & ndash; 2.1, p-value = 0,020), memiliki LOS yang panjang (OR = 12,5, 95% CI = 10.1 & amp ; ndash; 17,6, p-value & amp; lt; 0,001), dan menderita infeksi saluran pernapasan atas (URTI) (OR = 2,8, CI 95% = 1,7 & ndash; 3,9, p-value & amp; lt; 0,001) ) lebih mungkin mengalami kesalahan resep. Kesimpulan: Antibiotik umumnya diresepkan untuk pasien yang memiliki LOS lama. Kesalahan pemberian resep (dosis yang salah, frekuensi yang salah, dan terapi rangkap) umumnya ditemukan pada kasus infeksi saluran pernapasan bawah (LRTI), terutama di antara mereka yang telah lama tinggal di rumah sakit.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Medicina, Vol. 55, Halaman 44: Praktik Peresepan Antibiotik dan Kesalahan pada Pasien Pediatrik Rumah Sakit yang Menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut: Studi Multisenter, Studi Cross-Sectional di Pakistan

Leave a reply "Jurnal Internasional Medicina, Vol. 55, Halaman 44: Praktik Peresepan Antibiotik dan Kesalahan pada Pasien Pediatrik Rumah Sakit yang Menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut: Studi Multisenter, Studi Cross-Sectional di Pakistan"

Author: 
    author