Jurnal Internasional Keberlanjutan, Vol. 10, Halaman 4604: Perubahan Spasial-Temporal Pernapasan Tanah di Tiongkok dan Tanggapan terhadap Tutupan Lahan dan Perubahan Iklim

Download Jurnal Disini

Keberlanjutan, Vol. 10, Halaman 4604: Perubahan Spasial-Temporal Pernapasan Tanah di Seluruh China dan Tanggapan terhadap Tutupan Lahan dan Perubahan Iklim

Keberlanjutan doi: 10.3390 / su10124604

Penulis:
Jiqun Wen
Xiaowei Chuai
Shanchi Li
Song Song
Jiasheng Li
Xiaomin Guo
Lei Yang

Respirasi tanah (Rs) memainkan peran penting dalam anggaran karbon ekosistem terestrial. Mengukur variasi spasial dan temporal dalam Rs di Cina pada skala regional membantu meningkatkan pemahaman kita tentang variasi dalam anggaran karbon terestrial yang terjadi sebagai respons terhadap perubahan iklim dan lingkungan global dan langkah-langkah pengendalian masa depan yang potensial. Dalam studi ini, kami menggunakan model geostatistik skala regional yang menggabungkan data meteorologi dan pedologic grid untuk mengevaluasi variasi Rs spasial di China dari 2000 hingga 2013. Kami menganalisis hubungan antara Rs dan faktor lingkungan, dan menyarankan strategi manajemen yang dapat membantu untuk menjaga keseimbangan karbon terestrial. Hasil simulasi menunjukkan bahwa nilai Rs tahunan rata-rata selama 14 tahun adalah 422 g / m2 / tahun, dan jumlah total yang sesuai adalah 4,01 Pg C / tahun. Estimasi Rs menunjukkan pola spasial yang jelas dan tren yang sedikit meningkat. Analisis lebih lanjut juga menunjukkan bahwa nilai Rs tinggi dapat terjadi di daerah-daerah yang menunjukkan tingkat sinkronisitas yang lebih besar dalam waktu suhu dan kelembaban kondisi optimal mereka. Selain itu, vegetasi yang dibudidayakan menunjukkan nilai R yang lebih tinggi daripada vegetasi asli. Akhirnya, kami menyarankan bahwa upaya konservasi tertentu harus difokuskan pada area yang sensitif secara ekologi di mana nilai R meningkat secara signifikan.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Keberlanjutan, Vol. 10, Halaman 4604: Perubahan Spasial-Temporal Pernapasan Tanah di Tiongkok dan Tanggapan terhadap Tutupan Lahan dan Perubahan Iklim