Jurnal Internasional JCM, Vol. 8, Halaman 1229: Implementasi Akupunktur Auricular Listrik dan Terapi Arus Listrik Termodulasi Frekuensi Rendah dalam Penanganan Nyeri Pasien Osteoartritis Lutut: Uji Coba Acak

Download Jurnal Disini

JCM, Vol. 8, Halaman 1229: Implementasi Akupunktur Auricular Elektrik dan Terapi Arus Listrik Termodulasi Frekuensi Rendah dalam Manajemen Nyeri Pasien Osteoartritis Lutut: Uji Coba Acak

Jurnal Kedokteran Klinik doi: 10.3390 / jcm8081229

Penulis:
Irena Krusche-Mandl
Alexandra Kaider
Julia Starlinger
Michael Preschitz
Rupert Schuster
Ronald Kefurt
Peter Marhofer
Maximilian Kasparek
Stefan Hajdu
Sabine Sator-Katzenschlager

Latar Belakang: Osteoartritis lutut merupakan penyebab utama nyeri lutut. Sumber daya terapi konservatif terbatas karena efek samping. Oleh karena itu, pendekatan terapi non-invasif alternatif untuk mengurangi obat nyeri semakin penting. Studi saat ini menganalisis apakah akupunktur auricular listrik (EAA) atau terapi arus listrik modulasi frekuensi rendah (LFMECT) dapat mendukung pengobatan analgesik. Metode: Dalam uji coba percontohan secara acak, pasien dengan OA lutut yang menyakitkan dirawat dengan EAA (kelompok 1) atau LFMECT (kelompok 2) tambahan untuk pengobatan analgesik farmakologis standar. Secara total 19 pasien wanita dan 10 pria dengan usia rata-rata 59,1 tahun (standar deviasi & plus3n; 13,6) dan IMT rata-rata 28,9 kg / m2 (& amp; plusmn; 5,2) dimasukkan. Pasien secara acak ditugaskan ke salah satu kelompok yang bertingkat untuk usia, jenis kelamin dan BMI. Sebelum memulai periode penelitian aktif dan pengumpulan data awal pada hari 1, semua pasien menerima terapi dasar analgesik farmakologis selama satu minggu. Pada tahap penelitian berikutnya pasien memulai protokol pengobatan yang ditugaskan secara acak selama 42 hari dan tindak lanjut terakhir ditetapkan pada hari ke 70. Pasien mencatat intensitas nyeri mereka (skala peringkat numerik; NRS) menggunakan buku harian pasien terstandarisasi. Waktu bebas rasa sakit dalam menit dicatat dan rentang gerakan dinilai. Hasil: Asupan obat penyelamatan sebanding antara kedua kelompok pada hari ke 42 (p = 0,55) dan hari 70 (p = 0,35). Setelah masa studi aktif (hari 42) skor nyeri menurun secara signifikan pada kedua kelompok (kelompok 1 p = 0,02; kelompok 2 p = 0,0006). Pada tindak lanjut skor nyeri median lebih lanjut menurun pada kelompok 1 (p = 0,0002) dan tetap pada tingkat rendah pada kelompok 2 (p = 0,001). Tingkat rasa sakit menurun sekitar 50% pada kedua kelompok dan sebanding selama periode penelitian. Total rentang gerak rata-rata (ROM) meningkat pada kedua kelompok (kelompok 1 p = 0,0003; kelompok 2 p = 0,02). Kelompok 1 memiliki lebih banyak peningkatan ROM total rata-rata dibandingkan dengan kelompok 2 (p = 0,034). Waktu berjalan tanpa rasa sakit meningkat pada kedua kelompok dan sebanding antara kedua kelompok (p = 0,31). Efek samping apa pun yang disebabkan EAA atau LFMECT tidak diamati. Kesimpulan: Data penelitian saat ini menunjukkan bahwa implementasi EAA atau LFMECT tampaknya bermanfaat untuk mengurangi nyeri lutut dan meningkatkan fungsi lutut pada pasien dengan osteoarthritis lutut.

Download Jurnal Disini
Jurnal

JCM, Vol. 8, Halaman 1229: Implementasi Akupunktur Auricular Listrik dan Terapi Arus Listrik Termodulasi Frekuensi Rendah dalam Penanganan Nyeri Pasien Osteoartritis Lutut: Uji Coba Acak

Leave a reply "Jurnal Internasional JCM, Vol. 8, Halaman 1229: Implementasi Akupunktur Auricular Listrik dan Terapi Arus Listrik Termodulasi Frekuensi Rendah dalam Penanganan Nyeri Pasien Osteoartritis Lutut: Uji Coba Acak"

Author: 
    author