Jurnal Internasional IJMS, Vol. 20, Halaman 283: Kemajuan terbaru tentang Keterlibatan Mikrobiota dalam Patogenesis Autoimunitas

Download Jurnal Disini

IJMS, Vol. 20, Halaman 283: Kemajuan terbaru dalam Keterlibatan Mikrobiota dalam Patogenesis Autoimunitas

Jurnal Internasional Ilmu Pengetahuan Molekuler doi: 10.3390 / ijms20020283

Penulis:
Elena Gianchecchi
Alessandra Fierabracci

Gangguan autoimun berasal dari faktor genetik, stokastik, dan faktor lingkungan yang secara bersama-sama berinteraksi pada individu yang memiliki kecenderungan genetik. Dampak mikrobioma usus yang tidak seimbang dalam patogenesis autoimunitas telah dikemukakan oleh semakin banyaknya bukti eksperimental, baik pada model hewan dan manusia. Beberapa mekanisme fisiologis, termasuk pembentukan homeostasis imun, dipengaruhi oleh mikrobiota komensal dalam usus. Komposisi mikrobiota yang berubah menghasilkan efek dalam sistem kekebalan usus, termasuk toleransi yang rusak terhadap antigen makanan, peradangan usus, dan peningkatan permeabilitas usus. Secara khusus, temuan awal melaporkan perbedaan dalam mikrobioma usus dari subyek yang dipengaruhi oleh beberapa kondisi autoimun, termasuk prediabetes atau penyakit terbuka dibandingkan dengan orang sehat. Tinjauan ini berfokus pada homeostasis mikrobiota-host, perubahannya, faktor-faktor yang mempengaruhi komposisinya, dan keterlibatan diduga dalam pengembangan gangguan autoimun. Dalam terang literatur yang ada, penelitian di masa depan diperlukan untuk memperjelas peran yang dimainkan oleh modifikasi mikrobiota dalam proses yang menyebabkan permeabilitas usus yang lebih baik dan mekanisme molekuler yang bertanggung jawab untuk onset autoimunitas.

Download Jurnal Disini
Jurnal

IJMS, Vol. 20, Halaman 283: Kemajuan terbaru tentang Keterlibatan Mikrobiota dalam Patogenesis Autoimunitas