Jurnal Internasional IJERPH, Vol. 16, Halaman 2084: Perilaku Menetap, Aktivitas Fisik dan Kepuasan Hidup, Kebahagiaan dan Status Kesehatan yang Dipersepsikan pada Mahasiswa Universitas dari 24 Negara

Download Jurnal Disini

IJERPH, Vol. 16, Halaman 2084: Perilaku Menetap, Aktivitas Fisik dan Kepuasan Hidup, Kebahagiaan dan Status Kesehatan Persepsi pada Mahasiswa Universitas dari 24 Negara

Jurnal Internasional Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat doi: 10.3390 / ijerph16122084

Penulis:
Supa Pengpid
Karl Peltzer

Tujuan dari penyelidikan ini adalah untuk memperkirakan asosiasi independen dan gabungan perilaku menetap (SB) dan aktivitas fisik (PA) dengan kepuasan hidup, kebahagiaan dan kesehatan yang dirasakan pada mahasiswa. Dalam survei cross-sectional, 12.492 mahasiswa (usia rata-rata 20 tahun, kisaran interkuartil = 3) dari 24 negara menanggapi kuesioner tentang SB, PA, dan indikator kesejahteraan. Dalam regresi linier yang disesuaikan, SB yang lebih tinggi (4 hingga & l; 8 jam dan & amp; ge; 8 jam) dikaitkan dengan kepuasan hidup yang lebih buruk (& amp; beta; = & amp; minus; 0,21, interval kepercayaan (CI): & amp; minus; 0,27 hingga & amp; minus; 0,14) dan kebahagiaan yang lebih rendah (& amp; beta; = & amp; minus; 0,31, CI: & amp; minus; 0,46 hingga & amp; minus; 0,17), dan SB lebih tinggi (& amp; ge; 8 jam ) dikaitkan dengan persepsi kesehatan yang lebih rendah (& amp; beta; = & amp; minus; 0,08, CI: & amp; minus; 0,13 hingga 0,03). Selain itu, PA sedang dan / atau tinggi meningkatkan peluang untuk kepuasan hidup yang lebih tinggi (& amp; beta; = 0,10, CI: 0,04 hingga 0,16), kebahagiaan yang lebih besar (& amp; beta; = 0,27, CI: 0,15 hingga 0,39) dan dipersepsikan lebih baik kesehatan (& amp; beta; = 0,12, CI: 0,08 hingga 0,15). Program yang mengurangi SB dan meningkatkan PA dapat meningkatkan kepuasan hidup, kebahagiaan, dan status kesehatan yang dirasakan dalam populasi mahasiswa ini.

Download Jurnal Disini
Jurnal

IJERPH, Vol. 16, Halaman 2084: Perilaku Menetap, Aktivitas Fisik dan Kepuasan Hidup, Kebahagiaan dan Status Kesehatan yang Dipersepsikan pada Mahasiswa Universitas dari 24 Negara