Jurnal Internasional Identifikasi RNA referensi endogen optimal untuk normalisasi RT-qPCR di belakang model tikus dengan malformasi anorektal

Download Jurnal Disini

Latar Belakang
Reaksi rantai polimerase real-time kuantitatif (RT-qPCR) adalah metode sensitif untuk mengukur kelimpahan mRNA. Namun, dengan analisis ekspresi relatif, output data yang andal bergantung pada gen referensi yang diekspresikan secara stabil di seluruh sampel yang diteliti. Dalam malformasi anorektal (ARM), ada data terbatas pada pemilihan gen referensi yang sesuai.

Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki gen referensi optimal untuk PCR dalam model tikus ARM.

Metode
Kami memilih 15 gen referensi yang umum digunakan (Rps18, Actb, B2m, Gapdh, Ppia, Hprt1, Pgk1, Ywhaz, Tbp, Ubc, Rps16, Rpl13a, Rplp1, Sdha, dan Hmbs) sebagai kandidat gen referensi dan mendeteksi ekspresi mRNA mereka di ARM sampel oleh RT-qPCR. Stabilitas dan variabilitas ekspresi transkrip ini kemudian dievaluasi menggunakan empat metode (geNorm, NormFinder, ΔCt komparatif, dan BestKeeper).

Hasil
Kelimpahan gen referensi kandidat dikualifikasi oleh RT-qPCR dan nilai-nilai ambang batas (Ct) berkisar antara 14,07 (Rplp1) dan 21,89 (Sdha). Dalam gen kandidat keseluruhan, variasi berbeda ada di seluruh algoritma yang berbeda. Sebuah analisis komprehensif mengungkapkan bahwa Rpl13a berada di peringkat pertama di antara gen-gen yang relatif stabil, diikuti oleh Ywhaz, Rps18, Sdha, dan Hmb.

Kesimpulan
Gen referensi paling stabil untuk RT-qPCR adalah Rpl13a, Ywhaz, dan Rps18 pada ARM yang diinduksi ETU pada janin tikus. Studi ini memberikan dasar untuk pemilihan gen referensi untuk analisis ekspresi gen masa depan.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Identifikasi RNA referensi endogen optimal untuk normalisasi RT-qPCR di belakang model tikus dengan malformasi anorektal

Leave a reply "Jurnal Internasional Identifikasi RNA referensi endogen optimal untuk normalisasi RT-qPCR di belakang model tikus dengan malformasi anorektal"

Author: 
    author