Jurnal Internasional Hutan, Vol. 10, Halaman 429: Pemutaran Penanda Molekul SSR yang Berlaku yang Terkait dengan Creeping Trait di Crape Myrtle

Download Jurnal Disini

Hutan, Vol. 10, Halaman 429: Pemutaran Penanda Molekuler SSR yang Berlaku yang Terkait dengan Creeping Trait di Crape Myrtle

Hutan doi: 10.3390 / f10050429

Penulis:
Tangchun Zheng
Bo Qin
Suzhen Li
Ming Cai
Huitang Pan
Jia Wang
Tangren Cheng
Qixiang Zhang

Tanaman merayap memiliki nilai ornamen yang unik karena mereka memiliki lebih banyak cabang dan bunga dan sifat merayap jarang terjadi pada kain sutera (Lagerstroemia indica L.). Dalam penelitian ini, populasi generasi berbakti pertama (F1) berasal dari Lagerstroemia fauriei Koehne (standar) dan L. indica & amp; ldquo; Creole & amp; rdquo; (merayap) dan populasi backcross1 (BC1) berasal dari backcross individu F1 S82 (creeping) dan L. fauriei. Pemisahan sifat merayap dianalisis untuk 174 bibit populasi BC1 untuk menguji hubungan keterkaitan antara penanda molekuler simple repeat (SSR) dan sifat merayap. Gen merayap disaring menggunakan analisis segregant bulked dikombinasikan dengan 322 primer SSR, yang dideteksi dengan polimorfisme yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua penanda SSR (S364 dan LYS12) terdeteksi, dengan jarak genetik 23,49 centimorgan (cM) dan 25,86 cM dari lokus yang mengendalikan sifat sudut pembukaan tanaman dan sifat sudut percabangan, masing-masing. Tingkat akurasi untuk verifikasi fenotipik menggunakan S364 dan LYS12 masing-masing adalah 76,51% dan 74,14%. Hasil kami memberikan informasi dasar untuk pemuliaan selektif berbantuan penanda molekuler dan kloning gen merayap untuk meningkatkan keanekaragaman arsitektur dalam pemuliaan myrtle kain.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Hutan, Vol. 10, Halaman 429: Pemutaran Penanda Molekul SSR yang Berlaku yang Terkait dengan Creeping Trait di Crape Myrtle