Jurnal Internasional Asosiasi antara penyakit mata kering dan asma: studi berbasis populasi nasional

Download Jurnal Disini

Latar belakang
Penyakit mata kering (DED), penyakit mata kronis, berhubungan dengan berbagai masalah medis, termasuk asma. Namun, studi tentang asosiasi ini terbatas. Dalam penelitian ini, kami menyelidiki insiden DED di antara pasien dengan asma dan korelasinya dengan komorbid alergi lainnya.

Metode
Kami menganalisis secara retrospektif data dari National Health Insurance Research Database of Taiwan. Kami membandingkan data 41.229 pasien dengan asma dengan orang-orang dari 164.916 jenis kelamin dan kontrol non-asma yang sesuai usia. Kami menindaklanjuti pasien dan kelompok kontrol dari tahun 1998 hingga 2010, dan membandingkan tingkat DED dalam dua kelompok ini. Kami menganalisis lebih lanjut komorbid alergi dan penggunaan obat asma di antara pasien dengan asma untuk memverifikasi apakah faktor-faktor ini terkait dengan DED.

Hasil
Para pasien dalam kelompok asma lebih cenderung memiliki DED daripada kontrol (6,35% vs 4,92%, p <0,0001). Pada kelompok asma, perempuan memiliki risiko lebih tinggi dari DED (rasio odds (OR) = 1,70, interval kepercayaan 95% (CI) [1.57–1.85]) dibandingkan laki-laki. Setelah penyesuaian untuk jenis kelamin, usia, pendapatan, urbanisasi, dan dua komorbid alergi lainnya, pasien dengan rinitis alergi (disesuaikan OR = 1,58, 95% CI [1.46–1.72]) dan urtikaria (disesuaikan OR = 1,25, 95% CI [1.12–1.38]) lebih cenderung memiliki DED, tetapi tidak pasien dengan dermatitis atopik (disesuaikan OR = 1,17, 95% CI [0.98–1.40]). Pasien dengan asma yang memiliki resep antagonis reseptor leukotrien (LTRA) (disesuaikan OR = 1,29, 95% CI [1.01–1.64]), antihistamin oral (disesuaikan OR = 2,02, 95% CI [1.84–2.21]), dan kortikosteroid inhalasi (disesuaikan OR = 1,19, 95% CI [1.04–1.36]) menunjukkan hubungan dengan DED. Diskusi Temuan kami mengungkapkan bahwa pasien dengan asma - terutama perempuan - lebih cenderung memiliki DED, dengan komorbiditas seperti rinitis alergi dan urtikaria, dan resep termasuk LTRA, antihistamin, dan kortikosteroid inhalasi. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam praktek klinis, dokter harus memperhatikan DED, terutama pada pasien dengan risiko tinggi DED.
Download Jurnal Disini
Jurnal

Asosiasi antara penyakit mata kering dan asma: studi berbasis populasi nasional