Jurnal Internasional Adsorpsi talium (I) pada nano-titanium dioksida rutil dan implikasi lingkungan

Download Jurnal Disini

Rutile nano-titanium dioxide (RNTD) yang dikarakteristikkan dengan partikel longgar berdiameter 20-50 nm memiliki area permukaan yang sangat besar untuk adsorpsi Tl, logam jejak tipikal yang memiliki toksisitas parah. Meningkatnya aplikasi RNTD dan pembuangan limbah Tl dari berbagai kegiatan industri yang tersebar luas akan meningkatkan risiko paparan bersama mereka di lingkungan perairan. Perilaku adsorpsi Tl (I) (bentuk lazim Tl di alam) pada RNTD dipelajari sebagai fungsi pH larutan, suhu, dan kekuatan ion. Isoterm adsorpsi, kinetika, dan termodinamika untuk Tl (I) juga diselidiki. Adsorpsi Tl (I) pada RNTD dimulai pada nilai pH yang sangat rendah dan meningkat secara tiba-tiba, kemudian dipertahankan pada tingkat tinggi dengan meningkatnya pH> 9. Penyerapan Tl (I) sangat cepat pada RNTD dalam 15 menit pertama kemudian melambat. Adsorpsi Tl (I) pada RNTD adalah proses eksotermik; dan isoterm adsorpsi Tl (I) mengikuti model Langmuir, dengan jumlah adsorpsi maksimum 51,2 mg / g pada suhu kamar. Kinetika adsorpsi Tl dapat dijelaskan dengan persamaan pseudo-second-order. Spektroskopi FT-IR mengungkapkan bahwa -OH dan -TiOO-H memainkan peran penting dalam adsorpsi. Semua hasil ini menunjukkan bahwa RNTD memiliki tingkat adsorpsi yang cepat dan jumlah adsorpsi yang sangat baik untuk Tl (I), yang dengan demikian dapat mengubah transportasi, bioavailabilitas dan nasib Tl (I) di lingkungan berair.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Adsorpsi talium (I) pada nano-titanium dioksida rutil dan implikasi lingkungan