Jurnal Hubungan Asupan Serat dengan Kadar Kolesterol Total pada Lansia Diabetes Mellitus di Paguyuban Diabetes Mellitus Surakarta

Jurnal Hubungan Asupan Serat dengan Kadar Kolesterol Total pada Lansia Diabetes Mellitus di Paguyuban Diabetes Mellitus Surakarta

Download Jurnal Disini

Kamal, Muhamad Fulki dan Elida Soviana, S.Gz., M.Gizi
  

(2018)

Hubungan Asupan Serat dengan Kadar Kolesterol
Total pada Lansia Diabetes Mellitus di Paguyuban
Diabetes Mellitus Surakarta.

    Skripsi skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

MUHAMAD FULKI KAMAL. J 310 140 110
HUBUNGAN ANTARA SERTIFIKAT SERAT DAN TOTAL KOLESTEROL
TINGKAT MENUJU LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS DI PAGUYUBAN
DIABETES MELLITUS SURAKARTA
Pendahuluan: Orang-orang dengan diabetes mellitus cenderung memiliki abnormalitas
kadar kolesterol karena kinerja insulin yang mempengaruhi metabolisme
karbohidrat dan lemak. Faktor yang terkait dengan peningkatan kadar kolesterol total
meliputi: genetik, usia, asupan serat, asupan lemak, obesitas, dan aktivitas fisik. Paling
dari total kadar kolesterol pada lansia dengan diabetes mellitus di Paguyuban
Diabetes Mellitus Surakarta tinggi dengan persentase 80%.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan serat
dan kadar kolesterol total terhadap lansia penderita diabetes mellitus di Paguyuban
Diabetes Mellitus Surakarta.
Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan crosssectional
Desain. Subyek penelitian diambil sebanyak 28 orang
peduli dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data asupan serat diperoleh
melalui wawancara dengan Kuesioner Frekuensi Makanan Semi Kuantitatif
(SQFFQ) metode dan data kadar kolesterol total diperoleh melalui
menggunakan Cholesterol Oxidase-Peroxidase Aminiantipyrine Phenol (CHOD-PAP)
metode. Untuk menentukan korelasi antara asupan serat dan kolesterol total
tingkat dianalisis melalui momen produk pearson.
Hasil:. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian memiliki asupan rendah lurus
serat dengan persentase 67,9% dan kadar kolesterol total tinggi dengan
persentase 92,9%. Hasil uji statistik antara asupan serat dan total
kadar kolesterol menggunakan program SPSS menunjukkan tidak ada hubungan antara serat
asupan dan kadar kolesterol total (p = 0,203).
Kesimpulan: Tidak ada korelasi antara asupan serat dan kolesterol total
tingkat terhadap lansia dengan diabetes mellitus di Paguyuban Diabetes Mellitus
Surakarta

Tindakan (perlu login)

 Item Tampilan Item Tampilan

Jurnal Hubungan Asupan Serat dengan Kadar Kolesterol Total pada Lansia Diabetes Mellitus di Paguyuban Diabetes Mellitus Surakarta

Download Jurnal Disini