Jurnal Evaluasi Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu (SITT) di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM)

Jurnal Evaluasi Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu (SITT) di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM)

Download Jurnal Disini

Ramadhani, Nandita Risa dan Arief Kurniawan Nur Prasetyo, SKM., M.P.H. dan Anisa Catur Wijayanti, SKM., M.Epid
  

(2018)

Evaluasi Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu (SITT) di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM).

    Skripsi skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Tuberkulosis adalah penyakit yang menjadi perhatian global. Sistem informasi diperlukan untuk mendukung program pengendalian tuberkulosis. SITT adalah rekaman tuberkulosis elektronik dan sistem informasi pelaporan yang dikeluarkan oleh kementerian kesehatan. Ada beberapa masalah yang dihadapi oleh petugas dalam menggunakan SITT, seperti SITT tidak dapat menyimpan alamat pasien dari luar Bantul dan kolom untuk pemeriksaan dahak tidak sesuai dengan layanan tuberkulosis saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerimaan SITT sebagai sistem informasi untuk pencatatan dan pelaporan tuberkulosis oleh pengguna di Rumah Sakit Respira Lung Yogyakarta dan Departemen Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Objek penelitian ini adalah SITT dan subyek penelitian ini adalah petugas yang menjadi pengguna SITT atau petugas yang telah menjadi pengguna SITT di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SITT di Rumah Sakit Respira Lung Yogyakarta dan Departemen Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan beberapa manfaat dan kemudahan bagi penggunanya. Ada empat indikator kegunaan, yaitu kinerja pekerjaan, efektivitas, membuat pekerjaan lebih mudah, dan bermanfaat, dan ada enam indikator kemudahan penggunaan, yaitu mudah dipelajari, dapat dikontrol, jelas dan mudah dipahami, fleksibel, mudah untuk menjadi terampil, dan mudah untuk digunakan, yang mendapatkan penilaian yang baik dari para informan penelitian ini. Oleh karena itu, SITT dapat diterima sebagai pencatatan tuberkulosis dan sistem informasi pelaporan.

Tindakan (perlu login)

 Item Tampilan Item Tampilan

Jurnal Evaluasi Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu (SITT) di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM)

Download Jurnal Disini

Leave a reply "Jurnal Evaluasi Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu (SITT) di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM)"

Author: 
    author