Jurnal Evaluasi Kualitas Air Wisata Tambak Tambang Pasca Timah di Pulau Bangka Menggunakan Diatom sebagai Bioindikator

Download Jurnal Disini

Kolam penambangan timah di Bangka Pulau telah digunakan sebagai tempat pariwisata, memancing, kolam ikan, dan area pertanian yang dapat mengurangi air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas air pasca penambangan timah kolam yang digunakan sebagai tempat wisata berdasarkan indeks fisika, kimia dan biotik Diatoms sebagai bioindikator . Air sampel dan Diatom diambil dari di 3 kolam penambangan timah kolam (Itam, Pedindang, dan Jangkang 2) dan rawa alami (Rawa) sebagai referensi situs . Pengambilan sampel e setelah kolam dan rawa dilakukan dilakukan di tiga stasiun sebagai replikasi dan kemudian diamati secara fisik – kualitas kimia air (pH, suhu air) , kekeruhan, konduktivitas, COD, dan fosfat) dan juga Indeks Diatom Tropik (TDI) dan Nilai Toleransi Polusi (% PTV) dari Diatom sebagai indikator status trofik dan polusi organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kolam dan rawa alami memiliki kisaran pH rendah dari 4,32-6,34. Turbiditas Itam dan Pedindang lebih tinggi (22-24 NTU) daripada rawa Jangkang 2 dan (3,13-9,13 NTU). Jangkang 2 memiliki nilai konduktivitas tertinggi (115,10 μS . cm -1 ) dan rawa yang terendah (1064 μS cm. cm -1 ). Nilai COD dan total fosfat di semua lokasi masih memenuhi standar pemerintah (COD <20 mg . L -1 dan total fosfat <0,2 mg . L [19659029] -1 ). Kualitas air di ti n mining pond s lebih rendah dari rawa alami berdasarkan Diatom sebagai bioindikator. Semua kolam dikategorikan sebagai tercemar sedang berdasarkan indeks Keanekaragaman Shannon Wiener Diatom (H = 1,2-1,6), namun rawa memiliki polusi ringan (H = 2,6). Status trofik air dalam pos ti dan penambangan kolam s berdasarkan pada Indeks Diatom Tropik (TDI) yang termasuk dalam eutrofik sedangkan dalam rawa dikategorikan sebagai mesoeutrofik . Berdasarkan persentase nilai toleransi polusi (% PTV), air di Itam dan Pedindang termasuk dalam polusi organik dan air di Jangkang 2 dan juga rawa memiliki polusi organik sedang.

Kata kunci: Bangka , Diatom pasca penambangan timah kolam pariwisata, kualitas air .

Download Jurnal Disini
Jurnal

Evaluasi Kualitas Air Wisata Tambak Tambang Pasca Timah di Pulau Bangka Menggunakan Diatom sebagai Bioindikator