Jurnal Efektivitas Psikoterapi Interpersonal Area Transisi Peran Untuk Menurunkan Depresi Pada Narapidana Di Rumah Tahanan Kelas I Surakarta

Jurnal Efektivitas Psikoterapi Interpersonal Area Transisi Peran Untuk Menurunkan Depresi Pada Narapidana Di Rumah Tahanan Kelas I Surakarta

Download Jurnal Disini

Wijayanti, S.Psi, Dwi dan Dr. Nisa Rachmah N.A., M.Si, Psi
  

(2019)

Efektivitas Psikoterapi Interpersonal Area Transisi Peran Untuk Menurunkan Depresi Pada Narapidana
Di Rumah Tahanan Kelas I Surakarta.

    Tesis tesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Narapidana adalah kelompok yang berisiko mengalami masalah psikologis dalam bentuk depresi dengan gejala seperti perasaan sedih, tertekan, merasa bersalah, sulit tidur, nafsu makan berkurang, penarikan, pesimisme dan kemudahan emosi karena ketidakmampuan tahanan untuk menyesuaikan dengan transisi peran mereka saat ini. Intervensi alternatif untuk mengurangi depresi adalah Area Transisi Peran Psikoterapi Interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Daerah Transisi Peran Psikoterapi Interpersonal dalam mengurangi depresi pada napi. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu. Subjek penelitian ini adalah 12 narapidana non-residivis, yang mengalami depresi pada kategori sedang, berat dan ekstrim yang diukur menggunakan skala Burn Depression Checklist (BDC). Intervensi Area Transisi Peran Psikoterapi Interpersonal terdiri dari 5 sesi, yaitu pra-sesi, sesi awal, sesi tengah, relaksasi dan terminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pre-test, post-test dan tindak lanjut sebelum intervensi diberikan dan setelah intervensi. Berdasarkan uji statistik non-parametrik, Friedman Test melalui nilai rerata nilai rata-rata diketahui bahwa pre-tes lebih tinggi daripada post-test dan tindak lanjut dengan Chi Square sebesar 24.000 dan Asymp. Sig adalah 0,000 (p <0,05), pre test rata-rata adalah 3,00; post test 2.00 dan follow up 1.00. Uji Mann Whitney U Uji post-test dalam dua kelompok hasil menunjukkan bahwa Z adalah -2.255 dengan Asymp. Sig (2-tailed) 0,024 (p <0,05), dengan Peringkat Rata-rata 9,25 untuk KE dan 15,75 untuk KK. Oleh karena itu, ada perbedaan tingkat depresi antara kelompok yang diberi intervensi (KE) dan kelompok yang tidak diberi intervensi (KK). Tingkat depresi yang diberikan intervensi lebih rendah daripada tingkat depresi KK yang tidak diberikan intervensi, sehingga dapat disimpulkan bahwa Wilayah Transisi Peran Psikoterapi Interpersonal efektif dalam mengurangi depresi pada narapidana di Penjara Kelas I Surakarta.

Tindakan (diperlukan login)

 Lihat Item Lihat Item

Jurnal Efektivitas Psikoterapi Interpersonal Area Transisi Peran Untuk Menurunkan Depresi Pada Narapidana Di Rumah Tahanan Kelas I Surakarta

Download Jurnal Disini