Jurnal Analisis Kelembaban Tanah Permukaan dengan Menggunakan Citra Landsat 8 OLI/TIRS di Kabupaten Magelang

Jurnal Analisis Kelembaban Tanah Permukaan dengan Menggunakan Citra Landsat 8 OLI/TIRS di Kabupaten Magelang

Download Jurnal Disini

Ramdan, Cahyo Anugra dan Agus Anggoro Sigit, S.Si, M.Sc
  

(2018)

Analisis Kelembaban Tanah Permukaan dengan menggunakan Citra Landsat 8 OLI / TIRS di Kabupaten Magelang.

    Skripsi skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Kelembaban tanah adalah jumlah air yang tersimpan di antara pori-pori tanah. Informasi kelembaban tanah termasuk dalam informasi pertanahan yang sangat penting, karena dapat digunakan sebagai acuan kebijakan tentang pengelolaan lahan, seperti pengembangan wilayah, pengelolaan sumber daya air dan manajemen bencana. Pengolahan kelembaban tanah dalam gambar digital dapat dilakukan dengan menggunakan metode TVDI (Temperature Vegetation Dryness Index). Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan kadar air tanah permukaan di Kabupaten Magelang, 2) mengetahui keakuratan kelembaban tanah dari analisis pra-lapangan kelembaban tanah permukaan di Kabupaten Magelang, dan 3) menentukan hubungan antara kelembaban tanah, penggunaan lahan dan topografi .
Metode TVDI diterapkan untuk mengekstraksi nilai kelembaban tanah. Metode ini menggunakan parameter kerapatan vegetasi berdasarkan transformasi NDVI (Normalize Different Vegetation Index) dan Temperatur Permukaan Tanah LST Permukaan Tanah. Analisis akurasi dilakukan dengan membandingkan kelembaban tanah dari TVDI dan kelembaban tanah permukaan yang sebenarnya dari beberapa lokasi sampel. Hubungan antara kelembaban tanah, penggunaan lahan dan kemiringan diidentifikasi dengan analisis kualitatif deskriptif.
Kadar air tanah permukaan di Kabupaten Magelang didominasi oleh kelembaban tanah yang agak kering (69,940,391 Ha), setara dengan 64,42% dari total. Kelas ini terletak di Distrik Mertoyudan, Distrik Mungkid, Distrik Muntilan, Distrik Salam dan Distrik Ngluwar. Keakuratan hasilnya bagus, dengan akurasi 86,67%. Selain itu, hasilnya menunjukkan bahwa sangat terkait dengan penggunaan lahan dan lereng. Kelembaban yang lebih kering sering ditemukan di daerah datar dengan penggunaan lahan yang dibangun. Sementara itu, kelembaban tertinggi sering ditemukan di lereng curam dan area vegetasi yang padat.

Tindakan (perlu login)

 Item Tampilan Item Tampilan

Jurnal Analisis Kelembaban Tanah Permukaan dengan Menggunakan Citra Landsat 8 OLI/TIRS di Kabupaten Magelang

Download Jurnal Disini