Jurnal Aliran dasar dan aliran rendah dari tangkapan tertutup oleh berbagai kawasan hutan jati lama

Download Jurnal Disini

Kekeringan telah menjadi bencana parah yang dihadapi oleh beberapa daerah di Jawa, Indonesia karena perubahan tutupan lahan termasuk konversi hutan dan peningkatan suhu udara. Dalam hal ini, ketersediaan hutan terkait dengan aliran rendah telah menjadi perdebatan yang kontroversial. Hutan di Jawa didominasi oleh jati; Namun, hutan jati hidrologi belum dikenal. Oleh karena itu, penelitian telah dilakukan untuk mengetahui aliran dasar dan aliran rendah dari tangkapan jati yang dicakup oleh berbagai kawasan hutan jati lama. Daerah penelitian berada di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Indonesia. Data tahun 2008-2015 dari lima tangkapan dengan luas 3.38, 13.47, 20.14, 27.79, 64.80, dan 69.20 ha dan ditutupi oleh hutan jati tua dari 82, 82, 74, 70, dan 53% dari daerah tangkapan dianalisis. Dalam studi ini, aliran dasar adalah aliran tertunda dari penyimpanan bank, dan aliran rendah adalah aliran aliran di musim kemarau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran dasar dipengaruhi oleh persentase area perkebunan jati lama, curah hujan dan kondisi kelembaban tanah sebelumnya. Area perkebunan jati lama dan aliran dasarnya menunjukkan korelasi negatif dan non-linear. Aliran rendah yang tinggi terjadi di daerah tangkapan air dengan persentase perkebunan jati tua sekitar 74 hingga 70%.

Download Jurnal Disini
Jurnal

Aliran dasar dan aliran rendah dari tangkapan tertutup oleh berbagai kawasan hutan jati lama