Jurnal Aktivitas Anti Jamur Basil Manis (Ocimum basilicum .L) Ekstrak Berair Melawan Sclerotium rolfsii, Agen Penyebab Redaman pada Bibit Tomat

Download Jurnal Disini

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak air kemangi manis terhadap Sclerotium rolfsii in-vitro dan redaman pada bibit tomat in-vivo. Daun kemangi manis diperoleh dari pasar komersial di Los Banos, Filipina. Daunnya dibilas dengan air dan kemudian dikeringkan dengan udara. Daun kering ditumbuk menggunakan blender domestik dan 10 gram bahan ini diekstraksi menggunakan 100 ml air suling steril (1:10 b / v) dan 0,01 ml metanol absolut. Campuran disimpan selama 48 jam pada suhu kamar. Solusinya disaring oleh kertas saring Whatman No. 1, kemudian ekstrak disimpan pada suhu 4 ° C. Efektivitas ekstrak kemangi manis ditentukan in-vitro dengan mengukur penghambatan pertumbuhan miselia dari S.rolfsii dan in-vivo dengan persentase kejadian penyakit pada bibit tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak basil manis efektif menghambat pertumbuhan miselia (33,35%). Namun, efektivitas ekstrak air kemangi manis dianggap tidak efektif untuk mengurangi kejadian penyakit pada bibit tomat yang diinokulasi, yaitu 46,67% -60%, mirip dengan benomil setelah inokulasi. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui formula efektif O. ekstrak daun basilicum yang stabil dan bertahan lama untuk mengendalikan S. rolfsii .

Download Jurnal Disini
Jurnal

Aktivitas Anti Jamur Basil Manis (Ocimum basilicum .L) Ekstrak Berair Melawan Sclerotium rolfsii, Agen Penyebab Redaman pada Bibit Tomat

Leave a reply "Jurnal Aktivitas Anti Jamur Basil Manis (Ocimum basilicum .L) Ekstrak Berair Melawan Sclerotium rolfsii, Agen Penyebab Redaman pada Bibit Tomat"

Author: 
    author