Artikel Jurnal KUMPULAN CERPEN MILANA, PEREMPUAN YANG MENUNGGU SENJA KARYABERNARD BATUBARA : KAJIAN STILISTIKA SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

Artikel Jurnal KUMPULAN CERPEN MILANA, PEREMPUAN YANG MENUNGGU SENJA KARYABERNARD BATUBARA : KAJIAN STILISTIKA SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

Download Jurnal Disinik

Abstract:This study is aims to describe stylistically study about the use of diction, figure of speechand imageryand its relevance as teaching material contained in a collection of Milana short stories; Women Who are Waiting for Twilightby Bernard Batubara. This research is in the form of descriptive qualitative by describing or illustrating the problems that occur, and analyze the data in the form of words or sentences. Based on the results of the study, the most common diction found was collocation. The most common figure of speech found was mesodilopsis. In addition, the most commonly seen imagery is visual imagery. A collection of Milana short stories; Women Who are Waiting for Twilight by Bernard Batubara can also be used as teaching material in XI grade class of Indonesian language in senior high school at the second semester, this is due to the short story collection in the form that use much stilistical study of diction, figure of speech, and imagery that can be used by students to learn and understand the literature. In addition, a collection of short stories of Milana; Women Who are Waiting for Twilight also match the age and stages of child development, as well as using language that is easily understood by students.

 

Keywords: short storiesstilisticalteaching material

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian stilistika yaitu penggunaan diksi, majas, dan citraan, serta relevansinya sebagai materi ajaryang terkandung dalam kumpulan cerpen Milana; Perempuan yang Menunggu Senja karya Bernard Batubara. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan atau menggambarkan permasalahan yang terjadi, dan menganlisis data yang berupa kata-kata atau kalimat.Berdasarkan hasil penelitian, diksi yang paling sering muncul adalah kolokasi.Majas yang paling sering muncul adalah majas mesodiplosis.Selain itu, citraan yang paling sering muncul adalah citraan penglihatan. Kumpulan cerpen Milana; Perempuan yang Menunggu Senja karya Bernard Batubarajuga dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran Bahasa Indonesia SMA kelas XI semester genap,hal ini dikarenakan kumpulan cerpen tersebut banyak menggunakan kajian stilistika berupa diksi, majas, dan citraan yang dapat digunakan siswa dalam mempelajari dan memahami karya sastra. Selain itu, kumpulan cerpen Milana; Perempuan yang Menunggu Senja juga sesuai dengan usia dan tingkatan perkembangan anak, serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa.

 

Kata kunci: kumpulan cerpen, stilistika, materi ajar

Download Jurnal Disinik

Leave a reply "Artikel Jurnal KUMPULAN CERPEN MILANA, PEREMPUAN YANG MENUNGGU SENJA KARYABERNARD BATUBARA : KAJIAN STILISTIKA SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS"

Author: 
    author