Health
Jul29

Penanganan Hipertensi Emergensi Secara Medis

0 comment
Penanganan Hipertensi Emergensi Secara Medis

Penanganan Hipertensi Emergensi Secara Medis

Penanganan Hipertensi Emergensi Secara Medis

Hipertensi secara mendadak tentu saja membutuhkan penanganan hipertensi emergensi yang baik dan juga aman. Saat ini ada banyak sekali orang yang mungkin tidak sadar bahwa dirinya terkena penyakit hipertensi, pola maka yang tidak sehat dan juga pola hidup yang tidak sehat, secara tidak langsung dapat membuat penyakit ini mudah datang. Seperti banyaknya orang yang tidak menyadari bahwa dirinya menyidap hipertensi, hanya sedikit orang yang mengerti bagaimana cara menangani hipertensi jika terjadi kondisi darurat.

Hipertensi emergensi

Yang dimaksud dengan hipertensi emergensi adalah sebuah kondisi dimana tekanan darah diastolik meningkat menjadi 120 mmHg. Selain itu ada juga beberapa organ yang menjadi rusak karena kondisi ini. Jika kondisi seperti ini terlambat dicegah maka akan timbul kematian. Maka dari itu ketika seseorang mengalami hiperetnsi emergensi maka perlu mendapatkan penanganan hipertensi emergensi yang baik dan benar.

Penanganan hipertensi emergensi

Ketika seseorang menderita hipertensi emergesi maka harus mendapatkan penanganan hipertensi emergensi dengan anti  hipertensi oral, atau dengan perawatan jalan. Kondisi seperti ini akan sulit dilakukan karena sulit untuk memonitor tekanan darah seseorang. Akan ada obat yang harus dikonsumsi secara teratur, dan biasanya obat yang diberikan dimulai dari dosis yang rendah hingga yang dosisnya tinggi. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi hipotesi secara mendadak, terutama bagi mereka yang mempunyai komplikasi hipotesi tinggi.

Ketika seseorang menderita hipertensi emergensi maka perlu secepatnya diturunkan menjadi 160 / 110 dalam waktu 1 jam atau maksimal dalam waktu 1 hari.

Beberapa obat untuk penyakit hipertensi emergensi

Seseorang yang menderita penyakit hipertensi emergensi perlu mengkonsumsi beberapa obat seperti ;

  1. ACE Inhibitor, obat seperti ini perlu diberikan dalam dosis 25 mg, kemudian reaksi akan terlihat pada waktu 15 hingga 30menit,  atau maksimal antara 30 hingga 90 menit. Jika belum terjadi penurunan maka dosis sebaiknya ditambah menjadi 50mg – 100 mg kemudian lihat hingga 90 – 120 menit kemudian.

  2. Calcium channer blocker, untuk dosis awal sebaiknya diberikan 30 mg, selanjutnya diulangi setiap 8 jam hingga tekanan darah menurun, reaksi obat ini akan bekerja pada ½ hingga 2 jam.

  3. Beta Blocker, dosis yang diberikan di awal biasanya 200 mg yang kemudian diulang 3 – 4 jam kemudian. Obat ini akan bereaksi pada 1  hingga 2 jam.

  4. Simpatik, dosis awal pemberian adalah 0,1 – 0,2 mg, yang kemudian akan dilanjutkan dengan 0,05 – 0,1 mg setiap jam. Hal seperti ini terus dilakukan hingga tekanan darah turun seperti sedia kala.

Penanganan secara berkala dan juga teratur akan membuat pasien akan membaik, namun jika penanganan yang diberikan salah, maka akan ada salah satu jaringan atau organ yangmengalami masalah. Untuk itu penanganan hipertensi emergensi sebaiknya dilakukan pihak medis terkait.

 

Tags:

Related Posts "Penanganan Hipertensi Emergensi Secara Medis"

Leave a reply "Penanganan Hipertensi Emergensi Secara Medis"