Etiologi Hipertensi Dalam Kehamilan

742 views
via : www.medicalopedia.org

via : www.medicalopedia.org

Etiologi Hipertensi Dalam Kehamilan

Hipertensi atau darah tinggi dalam kehamilan  adalah suatu kelainan vesticuler yang diduga terjadi ketika sebelum kehamilan atau ketika seseorang sedang hamil atau pada permulaan nifas, penyakit yang biasanya ada antara lain hipertensi yang disertai dengan proteinura, oedema, convulsi, coma, atau gejala gejala yang lainnya. Penyakit ini sangat sering terjadi dan akhirnya menyebabkan kematian pada ibu. 1/3 dari kematian seorang ibu disebabkan oleh penyakit ini. Hipertensi yang terjadi pada kehamilan dapat juga menyebabkan kelainan pada bayi atau menjadi kematian neonatal pada bayi. Hal pertama yang menyebabkan kematian pada bayi ini disebabkan oleh partus prematurus yang merupakan akibat dari penyakit hipertensi.

Beberapa teori yang  menjelaskan etiologi  dan patofisiologi harus mampu menjelaskan sesuatu yang fakta bahwa hipertensi pada kehamilan seringkali terjadi pada:

  1. Bagi para ibu yang terpapar pada villi chorialis untuk pertama kalinya atau pada nulipara.
  2. Para ibu yang sudah menderita penyakit vaskular sebelum kehamilan.
  3. Para ibu yang terpapar pada vill chorialis yang banyak yaitu pada kehamilan kembar atau mola.
  4. Mempunyai predisposisi genetik hipertensi.

Adapun menurut sibai, faktor faktor yang mampu menjadi etiologi hipertensi adalah :

  1. Pengaruh genetik
  2. Maladaptasi maternal terhadap perubahan kardiovaskular atau inflamasi selama kehamilan.
  3. Defisiensi bahan makanan tertentu atau nutrisi.
  4. Invasi trofoblastik abnormal kedalam vasa uterina.
  5. Maladaptasi maternal terhadap terhadap kardiovaskular atau inflamasi selama kehamilan.

dalam kehamilan hipertensi merupakan 5 – 15 % menjadi penyulit kehamilan dan menjadi salah satu dari tiga penyebab terbanyak mortalitas dan mordibilitas seorang ibu yang bersalin. Mortalitas dan mordibilitas yang ada di indonesia hipertensi yang ada dalam kehamilan juga masih terbilang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh etiologis yang tidak jelas, atau perawatan dalam persalinan masih ditangani oleh petugas yang tidak medis dan sisitem rujukan yang mungkin belum sempurna. Perlu diketahui bahwa hipertensi dapat menyerang semua lapisan ibu hamil, jadi mengetahui akan pengolahan hipertensi harus benar benar difahami oleh semua tenaga medis kedokteran baik yang ada di pusat maupun yang berada di daerah.

Beberapa faktor yang mampu beresiko menjadi penyebab terjadinya hipertensi dalam kehamilan adalah :

  1. Riwayat dari keluarga yang mungkin mempunyai penyakit hipertensi
  2. Umur yang sudah ekstrim atau banyak
  3. Mempunyai penyakit hipertensi maupun penyakit ginjal sebelum masa kehamilan.
  4. Obesitas
  5. Primi gravid, primipaternitas
  6. Mengalami hiperplasentolis atau bayi yang terlalu besar.

Penyebab terjadinya hipertensi dalam kehamilan sampai saat ini masih belum jelas. Beberapa ilmuwan sudah mengemukakan penyebab terjadinya hipertensi dalam kehamilan akan tetapi semua pendapat yang sudah ada masih belum dianggap mutlak benar diantara teori yang ada adalah teori kelainan vaskulararisasi plasenta, defisiensi gizi, inflamasi dsb.

Tags: #Kesehatan

Leave a reply "Etiologi Hipertensi Dalam Kehamilan"