Diet Tanpa Nasi Selama Sebulan

6050 views
Diet Tanpa Nasi Selama Sebulan

Diet Tanpa Nasi Selama Sebulan

Diet Tanpa Nasi Selama Sebulan

Diet tanpa nasi sebulan disinyalir bisa menurunkan berat badan. Ya, menstop sama sekali bahan makanan yang mengandung karbohidrat ini bisa memangkas berat badan dalam waktu singkat. Diet tanpa nasi ini dilakukan dengan tetap menjaga pola makan teratur pada jam-jam tertentu untuk menghindari lemas saat beraktifitas.

Namun kemudian timbul pertanyaan: benarkan konsumsi nasi bisa memicu kegemukan? Dengan berbagai macam penjelasan dan alasan, jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah “ya”. Di negara kita, nasi bahkan sudah menjadi makanan pokok untuk dikonsumsi. Bahkan sampai muncul prinsip “belum bisa dibilang makan besar kalau belum makan nasi”.

Nasi Pemicu Faktor Kegemukan

Apakah yang menjadikan nasi sebagai faktor pemicu kegemukan? Nasi merupakan bahan makanan yang memiliki angka Indeks Glikemik yang begitu tinggi dibanding bahan makanan sumber karbohidrat yang lain, yakni menunjuk angka sampai 74. Indeks glikemik ini ada hubungannya dengan proses pencernaan karbohidrat dalam tubuh yang berpengaruh pada gula darah. Semakin tinggi konsumsi nasi yang berarti tinggi jumlah karbohidrat dalam tubuh, semakin tinggi gula darah, semakin tubuh lebih mudah lapar. Itulah mengapa salah satu cara menurunkan berat badan bisa dengan melakukan diet tanpa nasi sebulan.

Bila dikonsumsi secara berlebihan yakni melebihi jumlah asupan yang semestinya dibutuhkan tubuh, karbohidrat di dalam nasi memicu kegemukan. Terlebih jika tidak dibarengi dengan aktifitas yang padat. Karbohidrat berlebih akan diolah menjadi gula darah yang tinggi sehingga akan memicu rasa lapar terus menerus. Bila dituruti, terlalu banyak akan menjadikan seseorang kegemukan.

Diet Tanpa Nasi Selama Sebulan

Diet tanpa nasi selama sebulan dilakukan dengan mengganti sumber karbohidrat dari nasi dengan sumber karbohidrat kompleks. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi tanpa nasi dalam jangka waktu tertentu:

1. Mengurangi Nafsu Makan.

Karbohidrat dalam nasi dengan indeksi glikemik tinggi akan memicu peningkatan jumlah gula darah. Hal ini yang mengakibatkan tubuh menjadi mudah lapar. Tidak makan nasi sama sekali akan mengontrol gula darah sehingga tubuh tidak akan mudah lapar.

2. Menurunkan Berat Badan

Konsumsi karbohidrat yang direduksi dan diganti dengan konsumsi protein akan membantu tubuh dalam pembentukan massa otot—terlebih jika ditunjang dengan rutin berolahraga. Pembentukan massa otot akan mengurangi jumlah lemak dalam tubuh.

3. Mengatasi Konstipasi

Konstipasi atau sembelit ada hubungannya dengan sistem seluran pencernaan. Konsumsi banyak sayur dan buah yang mengandung banyak serat sebagai pengganti nasi bermanfaat untuk mengatasi masalah konstipasi.

Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi

Tidak mengonsumsi nasi merupakan langkah untuk menurunkan berat badan. Tapi tetap perlu diingat bahwa tubuh tetap memerlukan karbohidrat untuk mengikat air. Berikut sumber karbohidrat kompleks sebagai pengganti nasi, yaitu jagung, kentang, ubi. Konsumsi pula buah-buahan sebagai sumber mineral dan vitamin

Tags: #Diet