Bagaimana Hukum Mencukur Bulu Kemaluan Menurut Islam

765 views
Bagaimana Hukum Mencukur Bulu Kemaluan Menurut Islam

Bagaimana Hukum Mencukur Bulu Kemaluan Menurut Islam

Agama Islam sangat menjaga kebersihan, dan salah satu hukum untuk menjaga kebersihan tersebut adalah hukum mencukur bulu kemaluan menurut Islam. Mungkin hal ini terdengar tidak biasa, namun hal ini pernah dijelaskan oleh Nabi, bahwa kita harus dapat menjaga kebersihan dengan baik termasuk daerah kemaluan.

Hadis Nabi

Dalam hadis Anas bin Malik r.a, Nabi pernah menjelaskan tentang hukum mencukur bulu kemaluan menurut Islam,

“Rasulullah memberikan batasan waktu pada kami untuk membersihkan diri seperti memotong kuku, memotong kumis, mencabut bulu ketiak, dan juga mencukur bulu kemaluan yang berlebihan dan tidak lebih dari 40 hari. ( H.r. Muslim, Abu Daud dan An-Nasa’i)

Selain itu dalam HR. Bukhari, dijelaskan bahwa ;

“Yang fitrah dalam membersihkan diri itu ada 5 dan diataranya adalah bulu kemaluan.”

Fungsi dari bulu kemaluan

Jika dilihat secara akal, Tuhan tidak akan menciptakan segala sesuatu tanpa fungsi dan juga manfaat. Maka dari itu bulu kemaluan tentu saja berperan penting untuk tubuh.

Ada beberapa manfaat penting yang akan didapat dengan adanya bulu kemaluan ini, baik itu bagi para wanita dan juga para pria.

  1. Pelindung kemaluan

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Salah satu manfaat dari adanya bulu kemaluan ini adalah pelindung kemaluan itu sendiri. Sama seperti bulu mata yang melindungi mata dari debu atau hal lainya yang dapat membuat mata iritasi. Maka bulu kemaluan juga akan melindungi kemaluan dari berbagai macam kuman, virus atau bakteri yang dapat masuk dan membuat kemaluan menjadi sakit.

  1. Memberikan kehangatan

Hal lainnya yang akan didapat ketika adaya bulu kemaluan ini adalah adanya rasa hangat, karena kulit kemaluan ini sangat sensitif, terhadap berbagai hal. Oleh karena itu dengan adanya bulu-bulu halus ini akan membuat kulit kemaluan ini menjadi hangat.

  1. Menandakan pubertas

Seseorang yang memasuki masa pubertas akan ditandai dengan tumbuhnya bulu kemaluan. Ketika seseorang memasuki masa tersebut, itu berarti bahwa dirinya sudah beranjak dewasa dan perlu menjaga kebersihan tubuhnya dengan baik.

  1. Dapat mengatur perilaku seks

Dengan tertutupnya bulu kemaluan ini tentunya akan membuat aktifitas berhubungan intim menjadi teratur.

Kebersihan

Walaupun begitu bukan berarti bahwa buku kemaluan dibiarkan begitu saja. Bulu kemaluan juga perlu dijaga kebersihannya agar tidak menjadi sarang penyakit. Tidak ada salahnya jika mencukur bulu kemaluan secara rutin, agar kemaluan terbebas dari berbagai macam penyakit yang menempel pada bulu tersebut. Namun mencukur bulu kemaluan ada caranya, dan tidak boleh sembarangan, agar tidak kulit kemaluan tidak mengalami iritasi, gunakan alat cukup yang baik dan juga tajam. Alat untuk mencukur juga jarus dijaga kebersihannya, agar tidak dihinggapi oleh kuman dan bakteri. Bersihkan setelah digunakan, setelah itu keringkan dan simpan di tempat yang bersih, agar tidak dihinggapi oleh kuman atau bakteri yang dapat merusak kulit.

Secara teratur membersihkan bulu kemaluan tentunya akan membuat kemaluan menjadi besih, dan terbebas dari berbagai macam kuman. Demikianlah hukum mencukur bulu kemaluan menurut Islam.

Tags: #Kesehatan

Leave a reply "Bagaimana Hukum Mencukur Bulu Kemaluan Menurut Islam"