Definisi Dan Pengertian Demokrasi Parlementer Adalah

17742 views
Definisi Dan Pengertian Demokrasi Parlementer Adalah

Definisi Dan Pengertian Demokrasi Parlementer Adalah

Saat ini bangsa Indonesia telah menikmati masa kemerdekaan setelah sebelumnya sempat mengalami masa penjajahan yang cukup panjang. Tidak hanya penjajahan saja, namun Indonesia juga memiliki sejarah panjang dalam menggunakan sistem demokrasi. Sekian lama Indonesia berdiri, negara kita tercinta ini telah mengalami pasang surut demokrasi yang cukup panjang. Salah satu sistem demokrasi yang lekat dengan masyarakat Indonesia adalah demokrasi parlementer.Nah apasih sebenarnya demokrasi parlementer itu?, berikut ulasannya untuk anda!

Definisi dan pengertian demokrasi parlementer adalah( Liberal)

Demokrasi parlementer (liberal) merupakan salah satu sistem demokrasi yang menitik beratkan kedudukan badan legislatif sebagai lembaga tertinggi daripada badan eksekutif. Negara dengan menganut sistem demokrasi yang demikian merupakan negara yang dipimpin oleh seorang Perdana Menteri dimana seorang Perdana menteri dan jajaran menteri dalam kabinetnya akan diberhentikan oleh parlemen.

Dalam demokrasi parlementer posisi kepala negara akan ditempati oleh seorang Presiden. Di Indonesia demokrasi parlementer berlangsung dalam sistem pemerintahanparlementer semenjak UUD 1945 periode pertama, konstitusi RIS, dan UUDS 1950 diberlakukan.

Ciri-CiriDemokrasi Parlementer

  1. Dipimpin oleh seorang perdana menteri pada bidang pemerintahan sedangkan untuk kepalanegara dikepalai oleh presiden/raja.
  2. Jabatan eksekutif presiden ditunjuk langsung oleh legislatif sedangkan raja dipilih oleh Undang-Undang.
  3. Perdanamenteri punya hak prerogratif (hak istimewa) mengangkat serta memberhentikan para menteri yang menjabat pada departeme dan non-departemen.
  4. Para menteri hanya bertanggung jawab sebatas pada kekuasaan legislatif.
  5. Kekuasaan legislatifditangungjawabi oleh kekuasaan eksekutif.
  6. Kekuasaan legislatif dapat menjatuhkan kekuasaan eksekutif.
  7. Negara, alokasi sumberdaya alam dan manusia bisa terus dikontrol.
  8. Kelompokminoritas (agama, ras) dibebaskan untuk berjuang dan bertahan.

Kelebihan Demokrasi Parlementer

  1. Penyesuaian pendapat antara eksekutif danlegislatif,memudahkan negara memutuskan sebuah kebijakan sehingga cepat untuk segera dilaksanakan. hal tersebut sejatinya tidak terlepas dari keberadaan lembaga eksekutif dan legislatif terdapat dalam satupartai atau koalisi partai.
  2. Pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik sangat jelas karena memiliki garis tanggung jawab yang jelas pula.
  3. Kabinet akan lebih berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan karena pengawasan yang kuat dari parlemen terus dilakukan.
  4. HAM selalu dijunjung tinggi dan dipegang teguh oleh negara

KelemahanDemokrasi Parlementer (Liberal)

  1. Badan eksekutif/kabinetsangat bergantung pada banyaknya dukungan parlemen sehingga parlemen dapat dijatuhkan dengan mudah sewaktu-waktu.
  2. Berlangsungnya masa jabatan badaneksekutif atau kabinet tidak dapat diprediksikan berakhir sesuai dengan masajabatannya karena kabinet dapat bubar sewaktu-waktu.
  3. Parlemen dapat dikendalikan oleh kabinet jika mayoritas para anggota kabinet merupakan anggota dari parlemen yang mendominasi.
  4. Parlemen merupakan tempat pencalonan bagi jabatan-jabatan eksekutif.
  5. Banyaknya partai merupakan faktor penyebab aspirasi belum tersalurkan seluruhnya dengan baik.
  6. Tidak adarasa tanggung jawab karena pendapat dapat dilontarkan secara bebas tanpa hambatan.

 

Tags: #Definisi Dan Pengertian

Leave a reply "Definisi Dan Pengertian Demokrasi Parlementer Adalah"