Definisi dan Pengertian
Jul24

Definisi Atau Pengertian Hukum Taklifi Adalah

0 comment
Definisi Atau Pengertian Hukum Taklifi Adalah

Definisi Atau Pengertian Hukum Taklifi Adalah

Definisi Dan Pembagian Hukum Taklifi

Definisi atau pengertian hukum taklifi adalah secara sederhana dapat dikatakan sebagai hukum dalam agama Islam yang memerintahkan seseorang yang sudah akil baligh (mukallaf) untuk melaksanakan sesuatu atau menghindari sesuatu. Sumber dari hukum ini tentu saja adalah kitab suci Al-Qur’an yang merupakan kumpulan dari firman Allah SWT yang mengandung perintah dan larangan bagi umat manusia yang sudah cukup umur atau sudah bisa dibebani dengan dosa. Istilah hukum taklifi bagi Anda mungkin masih kurang familiar, namun bagaimana dengan hukum wajib, sunnah, dan sebagainya? Pasti sudah sangat familiar di telinga Anda. Hukum-hukum tersebut merupakan bagian dari hukum taklifi, untuk lebih jelasnya berikut adalah pembagian hukum taklifi menurut tingkatan kewajibannya.

Wajib (Ijab)

Hukum taklifi wajib adalah hukum yang mengharuskan umat manusia untuk melaksanakan perintah tertentu. Jika tidak dikerjakan maka ia akan mendapatkan dosa dan jika dikerjakan bayarannya adalah pahala. Contoh dari aturan hukum wajib ini adalah shalat 5 waktu, perpuasa ketika bulan Ramadhan, membaca bacaan Al-Fatihah pada setiap rakaat shalat, dan lain sebagainya.

Haram

Haram adalah hukum yang menyatakan larangan-larangan bagi umat manusia untuk melakukan suatu tindakan tertentu. Jika manusia tersebut melakukan perbuatan haram padahal ia tahu itu tidak diperbolehkan maka ia akan mendapatkan dosa. Contoh dari yang diharamkan adalah minum minuman beralkohol, berzina, makan daging yang diharamkan seperti makan bangkai, daging babi, daging hewan buas, dan lain sebagainya.

Makruh

Hukum ini mengatur hal-hal yang sebaiknya dihindari atau tidak dilakukan karena bisa menimbulkan kebencian, namun jika dilakukan tidak ada ganjaran berdosa. Meski tidak ada ganjaran dosa, namun jika manusia melakukan perbuatan yang makruh ia bisa mendapatkan celaan dari orang lain yang merasakan akibatnya. Contoh dari perbuatan makruh adalah merokok, menyalakan televisi atau musik keras-keras, dan lain sebagainya.

Harus (mubah)

Hal-hal yang termasuk dalam mubah adalah hal-hal yang boleh dikerjakan tetapi juga boleh ditinggalkan. Penentuan hukum mubah didasarkan kepada apakah hal itu bisa bermanfaat atau justru bisa merugikan. Contohnya adalah makan, makan adalah kebutuhan pokok manusia. Makan adalah hal yang mubah karena manusia membutuhkan energi untuk menjalankan aktivitas dan ibadah. Namun makan menjadi haram apabila manusia makan berlebihan dan melupakan ibadahnya.

Sunnah

Sunnah adalah hukum yang menyatakan bahwa sesuatu apabila dikerjakan akan mendatangkan pahala, namun jika ditinggalkan tidak berdosa. Misalnya adalah shalat tarawih, shalat dhuha, shalat tahajud, puasa senin kamis, dan lain sebagainya.

 

Tags:

Related Posts "Definisi Atau Pengertian Hukum Taklifi Adalah"

Leave a reply "Definisi Atau Pengertian Hukum Taklifi Adalah"